Suwarti Bantah Tuduhan Penipuan, Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Pati – jursidnusantara.com Suwarti (SWT) membantah keras tuduhan dugaan tindak pidana penipuan yang ditujukan kepada dirinya. Merasa tidak pernah melakukan perbuatan tersebut, Suwarti memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan sejumlah pihak yang diduga telah mencemarkan nama baiknya.

 

Laporan pertama telah resmi disampaikan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati. Laporan tersebut berkaitan dengan beredarnya video di media sosial yang menampilkan dirinya, yang kemudian menjadi viral dan disertai tuduhan penipuan.(17/03)

Selain dugaan pencemaran nama baik melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Suwarti juga melaporkan tindakan beberapa orang yang masuk ke pekarangan rumahnya tanpa izin dan langsung melakukan perekaman video yang kemudian disebarluaskan.

Kepada awak media, Suwarti menjelaskan kronologi kejadian yang membuat dirinya terkejut.
“Awalnya saya tidak tahu apa-apa. Saya kaget saat hendak pergi, begitu buka pintu sudah ada orang yang memvideokan saya. Mereka mau menanyakan sesuatu, tapi saya juga tidak tahu maksudnya apa. Karena menurut saya kurang sopan, saya memilih tidak merespons dan langsung pergi,” ujarnya.

Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, Suwarti mengaku mendapat kabar dari kerabat dan teman-temannya bahwa dirinya telah viral di media sosial, khususnya TikTok. Dalam video yang beredar, ia disebut unisial SWT melakukan dugaan penipuan terhadap seseorang bernama Utomo.

Suwarti juga menepis klaim yang menyebut dirinya sebagai anak buah dari pihak pelapor.
“Saya dianggap anak buahnya dan dituduh berkhianat. Padahal saya tidak pernah menjadi anak buahnya, tidak pernah bekerja dengannya. Kapan saya menipu? Itu fitnah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa laporan lanjutan akan segera disampaikan ke Polda Jawa Tengah untuk menindaklanjuti pihak-pihak lain yang terlibat dalam penyebaran informasi tersebut.
“Malam ini kami membuat laporan di Polresta Pati. Untuk laporan berikutnya, akan kami sampaikan ke Polda Jawa Tengah,” pungkasnya.

Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang.
/tim.