Proyek Aspal desa Metaraman Diduga Dikerjakan Asal asalan

Pati, jursidnusantara.com . Berdasarkan informasi yang didapat dan hasil investigasi serta monitoring langsung di lokasi kegiatan Proyek Pengaspalan Jalan desa Metaraman kecamatan Margorejo kabupaten Pati, yang sudah selesai dikerjakan, terlihat jelas pengerjaan proyek tersebut diduga dikerjakan asal-asalan.Hal ini ditandai dengan banyaknya  rumput yang tumbuh diatas aspal dan terlihat banyak aspal yang terkoyak.

Pembangunan infrastruktur jalan desa di Desa Metaraman RT 2 RW 2, tersebut menjadi sorotan . Proyek yang dibiayai oleh dana bantuan keuangan Provinsi ini dinilai kurang memuaskan karena baru selesai  dua minggu lalu namun sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jalan aspal yang baru dibangun tersebut sudah ditumbuhi rumput dan tampak di beberapa tempat mengelupas. Mutu dan kualitas material aspal yang digunakan serta pengerjaan dalam pembangunan ini terkesan asal-asalan, sehingga jalan yang seharusnya dapat bertahan lama, rusak dalam waktu singkat.

Sugiyanto, selaku Kepala Desa Metaraman, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pekerjaan pengaspalan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga, “Kegiatan pembangunan jalan aspal yang dilaksanakan menggunakan Dana aspirasi provinsi dari gus Amin PPP, ” kata Sugiyanto. Tambahnya lagi, “Pengerjaan semua ya diborongkan pihak ketiga, karena alat dan tenaga yang tidak bisa ada di desa ini” sambil di iyakan oleh Sekretaris desa yang ikut menemui awak media saat dikonfirmasi di Kantornya. (29/05/24).

 

Proyek yang seharusnya swakelola langsung ditangani oleh TPK namun dikerjakan oleh pihak ketiga. Aroma korupsi juga sangat kentara terlihat anggaran sebesar Rp 150 juta namun dalam prakteknya pekerjaan diduga memakan dana kurang dari separo anggaran yang tertulis. Ditambah lagi berdasar informasi,  proyek memakai dana talangan, yang artinya dana belum turun namun dipaksakan dikerjakan, sedangkan proyek pemerintah tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan.

 

/Tim.