Pencurian Minimarket di Grobogan, Pelaku Bobol Tembok dan Bawa Kabur DVR CCTV

GROBOGAN jursidnusantara.com  – Aksi pencurian dengan pemberatan terjadi di sebuah gerai Alfamart yang berlokasi di Jalan P. Puger RT 02 RW 09, Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut baru diketahui sekitar pukul 06.15 WIB saat karyawan membuka toko dan mendapati kondisi minimarket telah dalam keadaan berantakan.

Kapolsek Grobogan, Duddy Prabowo, mengungkapkan bahwa pelaku masuk dengan cara membobol tembok bagian belakang bangunan yang terbuat dari material ringan (hebel).

“Pelaku masuk melalui tembok belakang, kemudian menuju gudang dan masuk ke area toko untuk mengambil sejumlah barang,” jelasnya.

Gasak Rokok, Uang Tunai, hingga Barang Karyawan

Dalam aksinya, pelaku menggasak berbagai barang dagangan, terutama rokok yang berada di etalase kasir. Selain itu, uang tunai sekitar Rp1,7 juta dari laci dekat brankas serta Rp250 ribu dari laci kasir turut dibawa kabur.

Tak hanya menyasar barang dagangan, pelaku juga mengambil sejumlah barang lain seperti parfum, obat-obatan, hingga tiga pasang sepatu milik karyawan.

DVR CCTV Ikut Dibawa, Diduga Hilangkan Jejak

Fakta menarik dalam kasus ini, pelaku turut membawa perangkat DVR CCTV yang berada di dalam gudang. Polisi menduga tindakan tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak rekaman yang dapat mengungkap identitas pelaku.

“DVR CCTV ikut dibawa. Kemungkinan untuk menghilangkan barang bukti rekaman,” tambah Kapolsek.

Polisi Amankan Barang Bukti

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga batang besi, dua mata bor, serta satu puntung rokok merek Sampoerna Mild yang diduga milik pelaku.

Akibat kejadian tersebut, pihak minimarket mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp30,5 juta.

Masih Dalam Penyelidikan

Saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat juga mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk memperkuat struktur bangunan serta menambah sistem pengawasan cadangan guna mencegah kejadian serupa.

(Pujiono)