Warga Yang Terdampak Limbah B3 PT HWI Batangan Protes 

Pati,  jursidnusantara.com Warga dari tiga desa yang ada di kecamatan Batangan protes tentang pengelolaan limbah B3, bukannya diserahkan ke warga yang terdampak malah diberikan ke pihak luar. Mereka mempertanyakan sikap tegas ke dinas lingkungan hidup dan PT. HWI 2 (Hwaseung Indonesia 2) Pati. (17/03/25).

 

PT HWI 2 yang berada di jalan Pati Rembang tepatnya di desa Bumimulyo kecamatan Batangan merupakan pabrik besar yang memproduksi sepatu. Setelah beroperasi Warga dari 3 desa yang ada di kecamatan Batangan diantaranya warga desa Ketitangwetan, Klayusiwalan dan Bumimulyo, dengan koordinator Roni mempertanyakan pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)  yang informasinya telah dikelola pihak luar daerah dan tidak memberdayakan pekerjaan tersebut kepada warga sekitar.

 

Dari itu Roni sebagai koordinator warga sekitar dengan vendor yang sudah berijin dan jelas merasa layak bermitra dengan pabrik tersebut.  “Warga sekitar punya vendor sendiri soal limbah B3 tersebut, karena yang tercemar limbah B3 adalah warga sekitar PT HWI, saya mohon dinas lingkungan hidup Pati memanggil pihak dari PT HWI guna memperhatikan, merespon dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat sekaligus berpihak pada warga sekitar PT HWI,” ungkap Roni.

 

Warga dari tiga desa yang terdampak langsung dengan aktivitas pabrik merasa dirugikan dan sebagai kompensasi mereka menuntut untuk dilibatkan guna mengangkat perekonomian warga sekitar. Selain dampak dari B3 warga juga merasa sejak adanya pabrik, juga bajir kerap melanda desa sekitar.  Roni sebagai koordinator warga berharap pihak – pihak terkait memperhatikan dan mengakomodir permintaan mereka.

 

/Kis.