PATI – jursidnusantara.com Anggota Komisi C DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo meminta peran serta awak media atau wartawan untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Pati.

Dikatakan demikian karena menurutnya selama hampir 2 tahun di bawah kepemimpinan Pj (Penjabat) Bupati Henggar Budi Anggoro, pihaknya selaku DPRD banyak mendapat laporan negatif dari masyarakat.
Mulai dari bonus pelatih Porprov, honor Paskibra, dan Siltap perangkat desa termasuk RT/RW dan BPD yang telat dibayarkan, hingga pengisian perangkat desa yang hingga kini belum ada kabar.
“Kalau beritanya seimbang kan bagus. Jadi kita bisa menilai kinerja saat ini, karena kita dipimpin Pj bukan bupati. Jangan-jangan dia (Pj) membayar oknum media agar beritanya bagus-bagus,” keluh pria yang akrab disapa Bandang.
Sebagai anggota dewan, Ketua dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyebut tugasnya hanyalah melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan. Jika memang ditemukan sesuatu yang tidak sesuai atau menyimpang, lanjutnya, sudah seyogyanya dirinya sebagai salah satu wakil rakyat memberikan teguran.
Meskipun dirinya kerap kali memberikan teguran, dewan asal Tayu ini meminta agar Pemkab tak alergi terhadap kritik. Karena menurutnya, kritik adalah semangat untuk memperbaiki kinerja agar lebih bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat Pati.
“Jadi anggota DPRD, salah satu tugasnya adalah mengawasi jalannya pemerintahan. Tapi kadang yang diawasi alergi, jangan sampai seperti ini,” tutup Bandang.












