GROBOGAN, Jursidnusantara.com – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api wilayah Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026) dini hari.
Sebuah mobil yang membawa rombongan pengantar haji tertabrak kereta api sekitar pukul 02.30 WIB.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, kendaraan tersebut membawa delapan penumpang saat insiden terjadi.
Benturan keras antara kereta api dan mobil tidak dapat dihindari hingga menyebabkan suasana di lokasi berubah panik.
Akibat kejadian tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, identitas seluruh korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Peristiwa nahas tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi setelah mendengar suara benturan keras.
Petugas kepolisian bersama tim terkait kemudian melakukan evakuasi korban dan mengamankan area kejadian.
Sementara itu, kronologi lengkap kecelakaan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dan instansi terkait.
Belum diketahui secara pasti penyebab kendaraan berada di jalur perlintasan saat kereta melintas.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perlintasan kereta api, terutama pada malam hingga dini hari.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Satu detik kelengahan di perlintasan bisa berakibat fatal,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan tersebut.
/Pujiono












