KUDUS – jursidnusantara.com Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada bulan November 2024 mendatang, sejumlah nama Bakal Calon Bupati Kudus maupun calon wakil bupati mulai bermunculan. Salah satu diantara yang terdepan adalah Calon Bupati Kudus, H. Mawahib Afkar.

Ini menjadi jawaban banyak pihak mengapa dia tidak maju lagi di Pileg DPRD Jateng 2024 kemarin, karena dirinya siap all-out dalam kontestasi politik Pilkada Kudus bulan November mendatang.
“Saya Mawahib saat ini masih menjadi anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah dari fraksi Partai Golkar. Saya telah mendeklarasikan diri pada Maret lalu untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabub) pada kontestasi Pilkada Kudus pada bulan November mendatang”, kata Mawahib saat hadir di acara Halal Bihalal Kudus Berkah bersama Iwan Falsan di Lapangan Gelanggang Pancasila Mejobo Kudus. Sabtu, 20 April 2024.

Lebih lanjut Mawahib menambahkan, bahwa Visi dan Misi untuk menjadikan Kudus semakin maju dan lebih baik. Terlebih yang berkaitan dengan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Kudus selama ini.
“Visi misi kita berkaitan dengan potensi Kudus sebagai Kota Santri, Kudus Kota Industri, dan Kudus Kota Kretek. Tidak boleh lebih muluk-muluk, kita yang ke-khasan Kudus, ciri khas Kudus. Kudus yang berbudaya, Kudus yang beragama, Kudus yang sehat, Kudus yang kreatif, Kudus yang maju dan Kudus yang sejahtera”, imbuhnya.
Sesuai dengan momentum acara pada siang kali ini adalah Halal Bihalal Kudus Berkah. Tagline Kang Wahib adalah Ber : artinya bersih, K artinya Kreatif, dan Ah artinya : Amanah.
“Insya Allah jika nantinya saya terpilih menjadi Bupati Kudus, kami akan jadikan kota Kudus sebagai kota yang bersih, suci, lahir Bathin, Kudus yang warganya kreatif sesuai dengan bidangnya, dan kreatif secara mandiri, serta kami akan menjadi pemimpin yang amanah dan mempermudah layanan birokrasi”, terangnya.
Mawahib juga disebut-sebut sebagai kandidat terkuat saat ini. Sedangkan untuk bakal (Cawabub) Kudus yang akan mendampinginya, Mawahib membeberkan sejumlah kriteria.
Pada prinsipnya saya menerima secara terbuka element masyarakat yang ingin dipasangkan dengan saya, yang terpenting harus rasional dan memiliki chemistri dengan saya, Karena ini merupakan kesatuan menjalankan pemerintahan.
“Tentunya akan menjadi wakil saya tentunya nanti hasil dari yang disepakati semua kalangan, dan bagian dari calon wakil saya ya bisa mendulang suara yang lebih banyak dan seirama, berbagi tugas, Insya Allah akan saya umumkan pada bulan depan”, pungkasnya.
Sementara itu, Sholeh warga Desa Jati yang hadir dalam acara Halal Bihalal tersebut mengungkapkan, dirinya sengaja hadir dalam acara tersebut karena memang Kang Mawahib (Mw) orangnya merakyat, dan suka membatu orang yang membutuhkan.
Kang Wahib juga sebagai ketua Jam’iyyah Zahir Mania Jateng jadi sudah pas beliau nantinya memimpin Kudus kedepan karena beground dari santri, memimpin kota Kudus kota santri.
“Saya kenal beliau sudah lama, ketika beliau belum menjadi DPRD Kudus, orangnya supel, merakyat dan suka menolong orang”, ungkapnya.
(Elm@n)












