PATI jursidnusantara.com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Senin (27/7/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu mengusung jargon “Pati Ora Sepele” sebagai simbol penyampaian aspirasi kepada aparat penegak hukum.
Pantauan di lokasi, sebuah mobil bak terbuka digunakan sebagai kendaraan komando yang dilengkapi pengeras suara. Pada bagian depan kendaraan terpasang spanduk bertuliskan “Pati Ora Sepele”, sementara massa membawa berbagai poster dan atribut aksi.
Selain itu, peserta aksi juga memasang sebuah keranda sebagai properti demonstrasi. Pada keranda tersebut terdapat tulisan “Kajari Pati” dan “Jaksa Danang”, disertai kalimat “Pelindung Koruptor” dan “Pemeras Rakyat”. Tulisan tersebut merupakan bagian dari pesan yang disampaikan massa dalam aksi unjuk rasa.
Koordinator aksi, Supriyanto alias Botok, mengatakan demonstrasi tidak hanya dilakukan pada hari pertama. Menurutnya, aksi akan digelar selama lima hari berturut-turut sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada Kejaksaan Negeri Pati.
“Kami akan menggelar aksi selama lima hari berturut-turut. Ini bentuk komitmen kami untuk terus menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujar Supriyanto di sela-sela aksi.
Hingga berita ini ditulis, aksi berlangsung dalam pengamanan aparat kepolisian. Arus lalu lintas di ruas Jalan P. Sudirman, depan Kejaksaan Negeri Pati, masih dapat dilalui kendaraan meski sempat melambat akibat aktivitas demonstrasi.












