PATI, jursidnusantara.com – Komisi C DPRD Kabupaten Pati meminta pengelolaan sampah mulai diperkuat dari tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini masih banyak ditemukan di lingkungan masyarakat. (25/04)
Anggota Komisi C DPRD Pati, Suyono, menilai hingga saat ini masih banyak desa yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah secara mandiri. Akibatnya, pembuangan sampah sembarangan masih sering terjadi, baik di sungai maupun di pinggir jalan.
“Yang terjadi saya lihat di desa-desa tidak ada pengelolaan,” ujar Suyono.
Menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, pengelolaan sampah dari level bawah sangat penting dilakukan agar persoalan lingkungan tidak terus berulang. Ia menilai desa memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Karena itu, Suyono meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati lebih aktif mendorong pemerintah desa agar serius menangani persoalan sampah di wilayah masing-masing.
“Ini harus menjadi PR Dinas Lingkungan Hidup bagaimana supaya kepala desa ini berpikir untuk sampah itu tidak amburadul di lingkungan. Pengelolaan dari bawah ini sangat penting dilakukan,” jelasnya.
Ia juga mendorong agar ke depan setiap kepala desa memiliki program pengelolaan sampah mandiri yang bisa dijalankan secara berkelanjutan bersama masyarakat.
Suyono optimistis apabila pemerintah desa diberi dorongan dan arahan yang jelas, maka pengelolaan sampah di tingkat desa dapat berjalan lebih maksimal.
“Harusnya nanti kepala desa ditekan bagaimana bisa melakukan. Saya yakin kalau kepala desa diperintah nanti berhasil. Kuncinya ada di desa dan kita sebagai wakil rakyat akan ikut serta mendorong dan membantu apa yang menjadi kendala-kendala di desa terkait masalah pengelolaan sampah ini,” pungkasnya.
Adv 05












