GROBOGAN jursidnusantara.com – Bursa pemilihan kepala desa di Desa Mayahan, Kabupaten Grobogan, mulai memanas. Di tengah munculnya sejumlah nama calon, sosok Rustiyono, S.Pd.I., S.H.I., M.H., justru mencuri perhatian warga karena dinilai tampil berbeda dibanding calon lainnya.
Figur yang dikenal aktif di tengah masyarakat itu resmi memaparkan visi, misi, dan program kerjanya pada Jumat (9/5/2026). Rustiyono mengusung slogan “TEGAS tur MUMPUNI”, sebuah konsep kepemimpinan yang menekankan ketegasan, tanggung jawab, serta kemampuan memimpin secara profesional.
Tak sekadar jargon politik, Rustiyono mengaku membawa konsep kepemimpinan berbasis nilai luhur Asta Brata yang dipadukan dengan Pancasila dan kearifan lokal masyarakat desa.
“Pemimpin itu bukan hanya duduk di kursi jabatan, tapi harus hadir memberi solusi, melayani masyarakat, dan mampu menjadi teladan,” ujarnya di hadapan warga.
Dalam pemaparannya, Rustiyono menekankan delapan nilai utama kepemimpinan yang akan menjadi fondasi pemerintahannya, mulai dari pelayanan prima, penegakan hukum, wawasan ke depan, menjaga kedamaian, dekat dengan rakyat, hingga kepemimpinan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Usung Pemerintahan Bersih dan Pos Bantuan Hukum
Melalui visi “Mengimplementasikan Prinsip Kepemimpinan Asta Brata dengan Nilai Pancasila dan Kearifan Lokal”, Rustiyono menawarkan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana mengaktifkan Pos Bantuan Hukum bagi masyarakat desa. Program tersebut dinilai jarang dimiliki calon kepala desa lain.
Selain itu, dirinya juga menegaskan komitmennya membangun pemerintahan desa yang bersih, jujur, transparan, serta membuka ruang aspirasi masyarakat seluas-luasnya.
Di bidang kesejahteraan, Rustiyono berjanji meningkatkan kualitas SDM warga, mendukung pendidikan, memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan demi ketahanan pangan desa.
Fokus Pembangunan dan Kesejahteraan Guru Desa
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Rustiyono juga menyiapkan program nonfisik yang dinilai cukup lengkap.
Untuk pembangunan desa, ia menargetkan pemerataan infrastruktur, perbaikan irigasi pertanian, pengadaan mobil jenazah desa, hingga peningkatan sarana olahraga dan tempat ibadah.
Sementara di sektor pelayanan publik, ia ingin menerapkan pelayanan satu pintu, penataan aset desa, penguatan perangkat desa, hingga optimalisasi BUMDes.
Menariknya lagi, Rustiyono juga menyiapkan program tunjangan kesejahteraan bagi guru TK, PAUD, dan Madin yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian.
Dengan konsep tersebut, Rustiyono berharap Desa Mayahan bisa berkembang menjadi desa mandiri, maju, aman, dan bahkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Grobogan.
Pujiono












