Grobogan//2026/1/31/ jursidnusantara.com /,”- Pemerintah Kabupaten Grobogan memastikan seluruh biaya perawatan siswa yang diduga mengalami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Pulongrambe, Kecamatan Tawangharjo, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
Saat ini, tiga dari delapan siswa yang sebelumnya dilaporkan mengalami keracunan masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soedjati Soemodiarjo Purwodadi hingga Sabtu (31/1/2026). Meski kondisi ketiganya berangsur membaik, tim medis masih melakukan observasi lanjutan.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Soedjati Soemodiarjo Purwodadi, dr Titik Wahyuningsih, mengatakan kondisi para pasien relatif stabil.
“Pasien atas nama Melfia Adinda Putri masih mengeluhkan pusing, Sofi Irawati tanpa keluhan, sedangkan Novalin Ailani Arka masih merasakan nyeri perut,” jelasnya.
Meski menunjukkan perkembangan positif, ketiga pasien belum diperkenankan pulang demi memastikan kondisi kesehatan mereka benar-benar pulih.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Djatmiko, menegaskan bahwa persoalan kepesertaan jaminan kesehatan tidak menjadi kendala dalam penanganan medis para korban.
“Dari tiga pasien yang dirawat, hanya satu yang memiliki BPJS Kesehatan. Dua lainnya tidak memiliki BPJS, sehingga biaya perawatan ditanggung melalui skema bantuan sosial pemerintah daerah,” ujar dr Djatmiko.
Ia menambahkan, karena jumlah pasien relatif sedikit, pemerintah daerah dapat langsung mengalokasikan pembiayaan melalui mekanisme bansos tanpa menghambat proses pelayanan kesehatan.
Pemkab Grobogan menegaskan komitmennya untuk menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam kasus darurat seperti dugaan keracunan makanan, sekaligus memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebani keluarga korban.
Pujiino.












