KUDUS – jursidnusantara.com Setelah Presiden RI Prabowo Subianto resmi meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia resmi beroperasi mulai hari Senin (21/7/2025), yang digelar di Klaten, Jawa Tengah.
Menyikapi hal tersebut, maka Pemerintah Desa (Pemdes) Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada hari Minggu, 27 Juli 2025 juga mengadakan lounching Koperasi Merah Putih Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, bertepatan pada momentum acara sedekah bumi desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Gulang Aris Subekhan mengatakan, pada kegiatan sedekah bumi Desa Gulang maka kami dari Pemdes juga sekaligus lounching Koperasi Desa Merah Putih Gulang Kecamtan Mejobo.
“Koperasi Desa Merah Putih Kecamatan Mejobo dengan Nomor Badan Hukum: AHU-0005121.AH.01.29. Tahun 2025 yang telah kami bentuk 10 orang sebagai pengurus dan anggota yang didirikan pada tanggal 22 Mei 2025,” kata Aris Subekhan Minggu, 27 Juli 2025.
Dengan adanya koperasi Desa Merah Putih ini, kami berharap bisa memperkuat ekonomi kerakyatan dan dapat mensejahterakan anggota dan masyarakat Desa Gulang.
“Warga kami banyak yang punya usaha mulai dari makanan dan minuman, kami berharap dengan adanya koperasi dapat dikembangkan melalui kerjasama usaha lewat koperasi,” ujarnya.
Disamping lounching Koperasi Desa Merah Putih Gulang, Kecamatan Mejobo, kami mengadakan berbagai kegiatan mulai dari bersih-bersih lingkungan, kirab budaya hingga pagelaran Kethoprak Bhakti Kuncoro mulai siang hingga semalam suntuk.
“Bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki hasil bumi kita adakan kirab budaya, melihat animo warga yang begitu antusias kedepan akan kami selenggarakan yang lebih meriah. Kethoprak pada siang hari dengan lakon “Ande-ande Lumut” dan malam hari dengan lakon “Wahyu Cempoko Mulyo,” terangnya.
Untuk lebih meriahnya acara sedekah bumi, dan pagelaran kethoprak, kami juga membuka puluhan stand UMKM bagi para pelaku usaha bagi warga Desa Gulang dan sekitarnya.
“Bagi para pelaku usaha kami juga sediakan 40 stand untuk para pelaku usaha mulai dari stand TP. PKK, Karangtaruna, Koperasi Desa Merah Putih dan para usaha yang lain, untuk meningkatkan ekonomi warga,” jelasnya.

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Gulang Kecamatan Mejobo Ja’fari Muhlis dan Sekretaris Koperasi Desi Tri Hapsari mengatakan, bahwa pada hari ini, Minggu (27/7/2025) Koperasi Desa Merah Putih telah resmi dibuka.
“Koperasi kami telah berbadan hukum dengan Nomor Badan Hukum: AHU-0005121.AH.01.29. Tahun 2025 yang telah dibentuk dan didirikan di Desa Gulang pada tanggal 22 Mei 2025,” katanya.
Ja’fari Muhlis juga menjelaskan, kepengurusan koperasi sementara ini berjumlah 10 orang, namun kami akan berusaha untuk menambah anggota guna untuk menambah modal, sekaligus pemasaran dari usaha kami di koperasi.
“Guna untuk menambah modal usaha dan meningkatkan kwalitas jumlah penjualan barang kami akan memperbanyak jumlah anggota,” jelasnya.
Sekretaris Koperasi Desi juga menambahkan, dalam kesempatan lounching Koperasi ini, kami buka stand dengan berjualan sembako dan minuman air mineral.

Sementara itu, ketua TP PKK Ainun Nafis dan Sekertaris TP PKK
Siti Rochmah mengungkapkan perasaan yang begitu senang bisa terlibat dalam kegiatan sedekah bumi yang di selenggarakan oleh Pemdes Gulang.
“Senang bisa ikut buka stand UMKM, kami memang sering dilibatkan dalam setiap kegiatan yang diselenggrakan oleh Pemdes Gulang,” katanya.
Untuk penjualan stand, barang yang kami jual memang dari anggota sendiri, pasalnya dari anggota ada yang punya usaha rumahan seperti membuat kripik, membuat minuman teh, kunir asem dan lain sebagainya. Dari TP PKK juga menerima barang dari warga Desa Gulang yang mau menitipkan barang disini juga kami persilahkan. Untuk nama Toko TP. PKK Desa Gulang kami beri nama ‘Toko PKK Berkah Barokah’.
“Anggota kami ada yang punya usaha rumahan, jadi barang yang kami jual berasal dari anggota dan juga warga masyarakat desa. Hal ini guna untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Mbah Jono dan istrinya yang menjual Kuliner Arimbi merasa senang bisa berjualan di Desa Gulang, kegiatan mulai pagi hingga malam hari.
“Senang bisa berjualan disini, karena kegiatan mulai pagi kirab gunungan, siang hingga fajar nanti Kethoprak, semoga tidak hujan dan pengunjungnya banyak, sehingga dagangan bisa laku banyak,” tuturnya.
(Elm@n)












