Warga Desa Kedungdowo Kudus, Dihebohkan Penemuan Mayat Seorang Kakek Dirumahnya

KUDUS – jursidnusantara.com Warga Dukuh Krajan RT 02 RW 01, Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dihebohkan dengan penemuan mayat seorang kakek yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya yang diperkirakan sudah tiga hari, pada Rabu malam, 22 April 2026.

Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh aparat dan relawan setelah adanya laporan dari warga.

Ketua RT 02 RW 01 Ali Haryanto, mengatakan bahwa dirinya mulai curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya selama dua hari. Korban diketahui jarang berinteraksi dengan warga sekitar, namun ketidakhadirannya dalam dua hari terakhir menimbulkan tanda tanya.

“Awalnya kami merasa ada yang tidak biasa karena beliau tidak terlihat keluar rumah dan tidak bertegur sapa seperti biasanya,” katanya.

Kecurigaan warga semakin kuat setelah salah satu saksi, Siti Robi’ah. Ia mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan bekas warung nasi miliknya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah korban tampak sepi dan tertutup, sementara sejumlah warga dan petugas berkumpul di sekitar lokasi saat proses evakuasi berlangsung.

Aparat kepolisian bersama tim inavis dan tenaga medis serta para relawan melakukan penanganan dengan hati-hati.

Ali Haryanto mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendiri. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kedungdowo Ummi Rohanah menerangkan, setelah menerima laporan dari warga, dirinya langsung meneruskan informasi tersebut kepada pihak terkait. Tak lama kemudian, petugas dari pemerintah desa, kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, serta relawan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Kudus tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

“Habis dapat laporan, kami langsung koordinasi dengan pihak terkait, dan Alhamdulillah petugas cepat datang untuk melakukan evakuasi,” ujar Ummi.

Ummi juga menjelaskan, korban diketahui bernama Sumardi usia 72 tahun. Ia tinggal seorang diri di rumah tersebut. Dugaan sementara, korban mengalami depresi akibat luka yang tidak kunjung sembuh, sehingga mempengaruhi kondisi psikologisnya.

“Sumardi (72) ditemukan warga dalam keadaan gantung diri. Diperkirakan jasad sudah dua atau tiga hari yang lalu. Diketahui Alm memang sudah punya riwayat penyakit yang sudah lama tak kunjung sembuh,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan awal dari tim INAFIS Polres Kudus bersama tenaga medis dari Puskesmas Kaliwungu menyebutkan bahwa korban diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Selain itu, ditemukan pula sejumlah tanda pada tubuh korban yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan yang dialami sebelumnya.

Korban diketahui bernama Sumardi (72), yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Dugaan sementara, korban mengalami depresi akibat luka yang tidak kunjung sembuh, sehingga mempengaruhi kondisi psikologisnya.

Dalam proses evakuasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi sebagai bagian dari penanganan, sebelum akhirnya jenazah dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus menggunakan ambulans untuk proses lebih lanjut.

Kegiatan evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berjalan dengan lancar.

Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan, mulai dari Polsek dan Koramil Kaliwungu, tenaga kesehatan, hingga berbagai relawan yang tergabung dalam FRPB Kudus.

(Elm@n)

error: Content is protected !!