Warga Desa Batursari Pati Soroti Jalan Rusak dan Transparansi Anggaran Desa

PATI, Jursidnusantara.com – Persoalan infrastruktur jalan di Desa Batursari, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, kembali menjadi sorotan warga setelah sebelumnya sempat viral di media sosial.

Jalan lingkungan yang berada di wilayah RT 02 menuju RT 03 diketahui telah dilakukan pengurugan menggunakan material pedel. Namun warga menilai perbaikan tersebut belum merata karena ruas jalan di bagian utara disebut belum tersentuh pembangunan sama sekali.

Sebelumnya, pihak pemerintah desa sempat memberikan klarifikasi dan menyampaikan rencana menggelar musyawarah desa (musdes) terkait persoalan tersebut. Akan tetapi, hingga kini musyawarah yang dijanjikan disebut belum terlaksana.

Sejumlah warga dan pemuda desa juga mengaku kecewa atas pernyataan kepala desa yang menyebut aksi kritik sebelumnya hanya dilakukan oleh segelintir orang yang dianggap belum memahami tata kelola pemerintahan desa.

Menurut salah satu perwakilan pemuda, pihak kepala desa sempat mengajak melakukan musyawarah secara tertutup dan terbatas tanpa melibatkan masyarakat luas.

“Katanya diajak musyawarah berempat saja dan tidak usah di balai desa supaya tidak ramai,” ujar salah satu pemuda desa.

Namun pihak pemuda dan masyarakat mengaku tetap menginginkan audiensi terbuka di kantor desa agar persoalan dapat dibahas secara transparan di hadapan warga.

Selain soal jalan rusak, warga juga mulai mempertanyakan penggunaan anggaran desa dalam beberapa tahun terakhir, khususnya terkait pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai minim.

Masyarakat meminta adanya keterbukaan terkait penggunaan Dana Desa periode 2021 hingga 2025.

“Kami ingin ada transparansi anggaran desa. Jalan bertahun-tahun tidak dibangun, padahal dulu belum ada pemangkasan anggaran seperti sekarang,” ujar salah satu warga.

Warga lain yang enggan disebutkan namanya juga mempertanyakan kondisi jalan di wilayah utara desa yang disebut belum mendapat perhatian, meski lahan di sekitar lokasi telah dijual dalam bentuk kapling sejak beberapa tahun lalu.

Masyarakat berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan secara terbuka serta menghadirkan solusi nyata atas persoalan infrastruktur yang dikeluhkan warga.

Pihak pemuda dan masyarakat juga menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta adanya dialog terbuka bersama pemerintah desa dalam waktu dekat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Pemerintah Desa Batursari terkait tuntutan warga tersebut.

Jursidnusantara.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait demi menjaga keberimbangan informasi.

Gambar adalah ilustrasi AI.

error: Content is protected !!