Pati, jursidnusantara.com // Calon legislatif DPR RI Riyanta, S.H adakan rapat konsolidasi pemantapan tim suksesnya di Rumah Aspirasi jln. A Yani Pati. Dihadiri ratusan konstituen militanya yang sebagian besar anggota LSM GJL (Gerakan Jalan Lurus) se kecamatan Pati adakan ikrar dukungan untuk duduk kembali di kursi DPR RI. Riyanta optimis dulang suara besar di kecamatan Pati.

Dalam arahannya Riyanta mengatakan untuk menjadikan kecamatan Pati sebagai basisnya. Survey yang mengatakan bahwa dirinya tidak masuk nominasi, itu adalah survey bayaran, sebagai single fighter tidak akan pernah menempuh jalur jalur yang tidak baik. Dia menegaskan tidak menjadikan uang sebagai alat mencari suara namun bantuan kepada yang membutuhkan dan menegakkan keadilan menjadi alat yang utama dan sudah banyak buktinya.
Selain optimis dirinya menang, Riyanta juga optimis Capres Ganjar-Mahfud akan menang satu putaran. “Saya yakin selain Riyanta, Ganjar Mahfud juga akan menang satu putaran,” pekiknya berapi-api.
“Berbagai kasus yang mangkrak banyak yang berjalan, yang terakhir kasus Bumdesma dan banyak kasus kasus lain, usulan jalan Tambakromo ke Wirosari untuk dijadikan jalan provinsi supaya perjalanan lancar, yang belum punya SIM soal pupuk dan permasalahan lain sudah banyak kita bantu, silakan yang masih butuh bantuan akan kami bantu,” tandasnya.
“Jika ada caleg lain yang lebih baik silakan pilih yang lain, kalau memang saya tidak baik jangan dipilih, kalau uang memang Riyanta kalah dengan caleg lain, jika cocok maka pilih Caleg DPR RI No. 8 Riyanta,” pungkasnya.
“Peta kekuatan riyanta pengusaha tambang ,sopir ,penjaga SD, honorer, guru TK , guru PAUD dan dari berbagai kalangan yang pernah saya bantu, ” Ujarnya. “Kalau survey mengatakan saya tidak masuk nominasi di Pati ya mungkin memang betul, karena saya belum garap tempat tempat yang disurvey otomatis tidak kenal saya,” ungkapnya.
Diakhir arahanya Riyanta menyanyikan gending jawa yang mempunyai filosofi mengingatkan manusia untuk hidup seadanya, yang mengingatkan kepada dirinya sendiri dan peserta yang hadir untuk selalu berjalan di jalan kebenaran karena sebenarnya karma atau azab itu ada.
Rusmito, S.H, salah satu timsesnya menegaskan jika ada kepala desa (Kades) yang diintimidasi untuk coblos Capres no 2, maka sampaikan jangan takut. “Sekarang ini Kades sedang dalam tekanan atau intimidasi, Kami akan adakan gerakan untuk melawannya. Kades anda yang sedang diintimidasi untuk dukung capres no 2. Kami sedih, Kades diintimidasi maka kades anda dekati, jangan takut suarakan siapa yang mengintimidasi, kami akan tindak lanjuti, ” tegasnya.
/Mury.
















