GROBOGAN, jursidnusantara.com Jursidnusantara.com – Menjelang agenda launching nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Mei 2026, sebanyak 10 koperasi di Kabupaten Grobogan mulai dipersiapkan secara intensif, termasuk penguatan sarana operasional dan distribusi usaha.

Percepatan kesiapan tersebut ditandai dengan penyerahan kendaraan operasional roda tiga merk VIAR di Lapangan Makodim 0717/Grobogan, Rabu (22/4/2026). Masing-masing koperasi menerima dua unit kendaraan guna menunjang mobilitas usaha di tingkat desa.
Dandim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, mengatakan bantuan kendaraan tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan agar koperasi desa dapat langsung beroperasi saat program diluncurkan secara nasional.
“Launching nasional dijadwalkan pada 18 Mei 2026 dengan target 1.000 koperasi desa. Di Grobogan ada 10 koperasi yang ikut, sehingga seluruh kesiapan sarana dan prasarana harus benar-benar matang,” ujarnya.
Adapun 10 koperasi desa yang diproyeksikan mengikuti launching nasional berasal dari Desa Karangsari dan Karangrejo di Kecamatan Brati dan Grobogan, Desa Tajemsari, Tanggirejo, dan Mangunsari di Kecamatan Tegowanu, Desa Cekel dan Sumberjosari di Kecamatan Karangrayung, Desa Lajer di Kecamatan Penawangan, Desa Sobo di Kecamatan Geyer, serta Desa Brabo di Kecamatan Tanggungharjo.
Selain 10 koperasi tersebut, dukungan terhadap program KDKMP di Grobogan juga akan terus diperluas. Dalam waktu dekat, pemerintah akan menyalurkan tambahan 30 unit kendaraan roda tiga untuk mendukung operasional 15 koperasi desa lainnya.
Kepala Desa Karangsari, Suhartini, menyebut program KDKMP menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Menurutnya, fasilitas operasional yang memadai akan membantu koperasi memperluas layanan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan ekonomi warga,” katanya.
Dengan dukungan sarana dan penguatan kelembagaan tersebut, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Grobogan diharapkan tidak hanya siap secara administratif saat launching nasional, tetapi juga mampu langsung menjalankan peran sebagai penggerak ekonomi berbasis desa.
(Pujiono)












