PATI , jursidnusantara.com – DPRD Kabupaten Pati menyoroti lemahnya sistem pengawasan dalam pelaksanaan program SPPG. Sorotan itu disampaikan saat rapat kerja gabungan Komisi B dan Komisi D bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan pengawasan program harus segera diperbaiki agar kualitas layanan kepada masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, program SPPG memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan pangan yang layak dan aman bagi masyarakat.
“Kami meminta ada evaluasi total, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga pengolahan di lapangan. Pengawasan harus diperketat dan dilakukan berlapis agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan masyarakat,” ujar Teguh.
DPRD juga menyoroti kasus keracunan yang sempat terjadi dalam pelaksanaan program tersebut. Insiden itu dinilai menjadi bukti adanya celah dalam sistem pengawasan yang selama ini berjalan.
Menurut Teguh, evaluasi menyeluruh tidak boleh ditunda karena menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam program SPPG meningkatkan pengawasan di setiap tahapan pelaksanaan.
Selain itu, DPRD menekankan bahwa aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Mulai dari proses pengadaan bahan, distribusi, hingga pengolahan makanan di lapangan harus dipastikan memenuhi standar yang berlaku.
Dewan berharap perbaikan sistem pengawasan dapat membuat pelaksanaan program SPPG berjalan lebih maksimal dan tidak lagi menimbulkan persoalan yang merugikan masyarakat.
Adv 05












