PATI – jursidnusantara.com Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk bersiap untuk menghadapi musim haji tahun 2026. Sebagai persiapan, ia mengingatkan kepada Pemkab Pati melalui Kemenag untuk memfasilitasi para calon jamaah haji asal Pati jelang keberangkatan ke tanah suci Mekkah pada Mei mendatang.
Bandang menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya kegiatan manasik haji. Ia menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat besar yang memerlukan kesiapan matang dari jamaah maupun penyelenggara.
Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan kualitas pelayanan haji seiring berdirinya kementerian khusus yang menangani haji dan umrah. Menurutnya, sistem pelayanan terpadu diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih profesional, efisien, dan akuntabel bagi jamaah.
“Pelaksanaan manasik haji ini sangat krusial sebagai sarana pembekalan yang komprehensif. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh calon jamaah agar mengikuti setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi dengan pembimbing,” tegasnya.
Politisi dari PDIP itu menyampaikan bahwa keberangkatan haji Kabupaten Pati tahun 2026 masuk dalam gelombang kedua. Ia menyebutkan sementara terdapat lima kloter, yakni kloter 49 hingga kloter 53, dengan rencana pemberangkatan pada 7 hingga 21 Mei 2026.
Ia menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan nikmat besar yang memerlukan kesiapan matang dari jamaah maupun penyelenggara.
“Kita berharap persiapan fisik dan mental para jamaah semakin matang. Kami di legislative sangat mengapresiasi kerja keras Kemenag Pati dalam mengorganisir persiapan keberangkatan demi kenyamanan tamu Allah dari Bumi Mina Tani,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa jamaah haji Kabupaten Pati tergabung dalam kloter 49 hingga 53, dengan rincian kloter 49 merupakan kloter gabungan bersama Kabupaten Rembang, sedangkan kloter 50 hingga 53 bergabung dengan Kota Surakarta. Seluruh jamaah termasuk dalam gelombang kedua dan direncanakan berangkat pada Mei 2026. Adv 01












