KARIMUNJAWA – jursidnusantara.com Perayaan tradisi tahunan Barikan Kubro Karimunjawa 2025 kembali hadir dengan semangat kolaborasi. Tahun ini, event budaya tahunan tersebut akan bergabung dengan Event Bersama Pakudjembara (Pati, Kudus, Demak, Jepara, Rembang, dan Blora) dan akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Juli 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah yang akan dibuka secara resmi oleh Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Muhammad Masrofi pada Kamis, 10 Juli 2025.
Acara ini merupakan upaya Disporapar Jateng dalam memperkuat potensi pariwisata dan budaya Jawa Tengah. Barikan Kubro dan Event Bersama Pakudjembara tahun ini, tidak hanya sekadar tradisi spiritual, melainkan juga hiburan, edukasi, dan aksi peduli lingkungan.

Event ini diharapkan mampu menjadi panggung kolaborasi promosi potensi daerah, sekaligus sebagai ajang pelestarian budaya dan peningkatan daya tarik wisata regional.
Susunan acara lengkapnya sebagai berikut;
Hari Pertama (10 Juli 2025)
Hari pertama akan menghadirkan prosesi Barikan Kubro, lomba-lomba, dan Panggung Merdeka. Tradisi Barikan Kubro merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Karimunjawa yang dilaksanakan pada bulan Syuro (penanggalan Jawa). Tradisi ini sebagai bentuk syukur sekaligus do’a agar diberikan kelimpahan rezeki serta keselamatan.
Hari Kedua (11 Juli 2025)
Hari kedua akan diisi dengan penyelenggaraan bimbingan teknis (Bintek) penguatan kapasitas pengelola wisata khususnya Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), bimbingan teknis content creator untuk meningkatkan keterampilan dalam promosi wisata secara digital, dan gelar budaya lokal.
Hari Ketiga (12 Juli 2025)
Pada hari yang ketiga menjadi puncak penyelenggaraan Event Bersama Pakudjembara yang berlangsung malam hari. Berikut adalah susunan acara selengkapnya.
18.00-18.45 Penampilan Aksara Band
18.45-19.00 Tari “Asmara Putri Kirana” dari Sanggar Jaladri
19.00-19.15 Pembukaan acara
19.15-19.30 Tari Pembuka “Trilogi Budaya Dugder” oleh Tirang Community
19.30-20.00 Sambutan-sambutan
20.00-20.20 Tari “Nara Kera” dari Bengkel Seni Musaba (Kabupaten Blora)
20.20-20.40 Tari “Lelarung” dari Sanggar Layur (Kabupaten Rembang)
20.40-21.00 Sendratari “Legenda Buyut Gimbal” dari Dewan Kesenian Kudus (Kabupaten Kudus)
21.00-21.20 Tari “Jamu Coro” dari Karnelis Budoyo (Kabupaten Demak)
21.20-21.40 Tari “Batik Bakaran” dari Sanggar Nakula Sadewa (Kabupaten Pati)
21.00-22.00 Tari “Angin Anak Edor” dari Sanggar Rajawali Karimunjawa (Kabupaten Jepara)
Hari Keempat (13 Juli 2025)
Sebagai penutup, akan digelar Gerakan Wisata Bersih. Aksi kolaboratif antara masyarakat, wisatawan, dan komunitas lokal dalam membersihkan kawasan wisata Karimunjawa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi dan kampanye lingkungan untuk menciptakan destinasi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Tim)












