Usai Sertijab Bupati Kudus, Target 90 Hari Kerja Identifikasi Hingga Eksekusi Layanan dan Aduan Publik

KUDUS – jursidnusantara.com Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan wakil Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton periode 2025-2030 di Pendopo Kabupaten Kudus pada Senin, 3 Maret 2025 pagi.

Acara ini menandai pergantian kepemimpinan dari Penjabat (Pj) Bupati Kudus Herda Helmijaya kepada Bupati dan wakil Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton.

Tampak hadir dalam acara tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Kudus, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Herda Helmijaya atas pengabdian mereka mulai bulan Januari hingga Februari 2025.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Herda Helmijaya, kedepan kami berharap dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kudus,” ucapnya.

Sam’ani menegaskan, bahwa dalam menjalankan tugasnya nanti, dirinya bersama Wakil Bupati Bellinda tidak akan berbagi tugas. Keduanya akan menjalankan tugas secara bersama-sama.

“Saya dan mbak Bellinda siap membangun serta memajukan Kabupaten Kudus, sesuai dengan visi dan misi kami,” tegasnya.

Lebih lanjut Sam’ani menargetkan program 90 hari kerja di awal pemerintahan yang akan dilakukan dengan melakukan identifikasi hingga perbaikan layanan publik.

Perbaikan infrastruktur jalan, LPJU, hingga layanan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan akan menjadi fokus utama dalam program 90 hari kerja tersebut.

“Mengapa 90 hari kerja, biar ngitungnya mudah. Kalau 90 hari kerja kan pas 3 bulan atau triwulan pertama,” imbuhnya.

Dikatakan, ada beberapa persoalan yang akan menjadi fokus perhatiannya dalam program 90 hari kerja ini. Yang utama adalah persoalan infrastruktur seperti jalan rusak, LPJU, hingga persoalan sampah masih menjadi persoalan yang perlu mendapat penanganan serius.

Khusus untuk persoalan infrastruktur, pihaknya akan membentuk Satgas yang khusus menangani persoalan jalan rusak dan persoalan infrastruktur lainnya. Pada pekan ini dirinya akan memantau langsung proses penambalan jalan di beberapa titik ruas jalan yang ada di Kudus.

“Akan ada Satgas yang bertugas memantau jalan rusak maupun infrastruktur lainnya,” terangnya.

Selain itu, ada berbagai persoalan juga akan menjadi fokus perhatian dalam program 90 hari kerja yang dilakukan.

“Termasuk juga masalah energi yakni gas elpiji 3 Kilogram atau gas melon. Persoalan gas ini meski beberapa kalangan menyebut sudah baik, tapi kenyataan di lapangan ternyata kondisinya masih ada miss,” ujarnya.

Sam’ani juga akan meluncurkan layanan pengaduan masyarakat melalui SMS / Whatsapp dengan nama “Wadul K1 dan K2’. Layanan tersebut akan melalui whatsapp nomor 0813001111 yang mana dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan segala persoalan yang terjadi dimasyarakat.

“Adukan saja permasalahan-permasalahan di sekitar. Yang penting namanya jelas, aduannya jelas, alamatnya juga jelas, layanan ini aktif kira-kira pekan depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Herda Helmijaya dalam sambutan mengucapkan, selamat kepada Sam’ani dan Bellinda. Bupati merupakan sebuah amanah, maka wajib kita jaga amanah tersebut.

Pasangan Bupati dan wakil Bupati Kudus ini sangat ideal, dilihat dari segi segudang pengalaman yang dimiliknya juga wakilnya dari generasi melenial yang bisa memajukan Kudus kedepan.

“Kami yakin bapak Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton mampu membawa Kabupaten Kudus semakin maju, kami atas nama pribadi dan keluarga juga mohon maaf jika selama kepemimpinan kami masih ada kekurangan,” katanya.

(Elm@n)

error: Content is protected !!