PATI- jursidnusantara.com Setelah gaduh atas deklarasi dukungan para Kades ke paslon bupati Pati Sudewo – Chandra, kembali masyarakat dibuat gaduh dengan beredarnya surat Pakta Integritas di berbagai plat form sosial media. Whatssap, tiktok ,face book dan lainny. Diduga kuat surat tersebut dibuat oleh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pati nomor urut satu, yang isinya berjanji akan sejahterakan para Kepala Desa dan Perangkat Desa bila terpilih sebagai Bupati Pati pada Pilkada 2024. Komentar negatif pun banyak terlontar, dan netizen pun menganggap ternyata suara rakyat dijual ke Sudewo.

Demikian isi pakta integritas sebagaimana tertulis di bawah ini:
Apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pati Tahun 2024-2029, kami menyatakan dan menyepakati:
1. Kenaikan SILTAP secara berkala sesuai kemampuan keuangan daerah.
2. Tunjangan jabatan dan masa kerja bagi perangkat desa. Dalam hal ini dapat dilakukan pengkajian terlebih dahulu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Jaminan JKN 4 program (JKM, JKK, JHT, JP) secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
4. SILTAP ke-13 dan ke-14 bagi perangkat desa. Dalam hal ini dapat dilakukan pengkajian terlebih dahulu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
5. Tambahan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAPD) bagi perangkat desa yang tidak berbengkok. Dalam hal ini dapat dilakukan pengkajian terlebih dahulu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Pembekalan atau orientasi oleh Pemkab Pati bagi perangkat desa baru hasil pengisian sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
7. Pembinaan dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa, melalui SE Bupati kepada Kepala Desa, dan disesuaikan dengan Petunjuk Penggunaan Dana Desa dari Kemendes.
8. Jaminan perlindungan hukum bagi Perangkat Desa dan Kepala Desa dari Pemkab Pati. Dalam hal ini dapat dilakukan pengkajian terlebih dahulu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
9. Pengisian perangkat desa mengutamakan jalur mutasi dengan memperhatikan SOTK PEMDES yang ada. Bisa diakomodir ketika Bupati mengkaji pengajuan ijin pengisian perangkat desa.
Pakta integritas ini berlaku apabila seluruh perangkat desa sekabupaten pati minimal 80% mendukung sudewo chandra dan memenangkan TPS di wilayah masing masing.
Tertanda H. Sudewo, S.T., M.T. dan Risma Ardi Chandra, 10 Oktober 2024.

Yang paling menarik bagi para kepala desa dan perades adalah poin 8 (delapan) yang akan memberikan perlindungan hukum terhadap para kepala desa yang tersandung hukum.
Sementara yang sangat menggiurkan para Kades dan Perades pada Pakta Integritas ini adalah yang tertera pada poin 4 (empat), dimana akan dialokasikan anggaran SILTAP (Penghasilan Tetap) ke-13 dan ke-14 bagi perangkat desa.
Namun yang jadi pertanyaan, kira-kira kondisi keuangan daerah ke depan seperti apa? Sedangkan dengan penggunaan keuangan daerah seperti yang dilaksanakan sekarang ini saja, banyak infrastruktur yang tak tersentuh perbaikan, apalagi rabat beton. Haruskah APBD tersedot habis demi kesejahteraan para Kades dan Perades?

Berbagai komentar negatif pun terlontar dari netizen di berbagai plat form sosial media. Ada yang bilang “Suaromu didol nok Sudewo cah…ngepenakno petinggi tok (Suara kita dijual ke Kades, hanya membuat enak kades saja- red),”. “Layak petinggi mbi sarekat kok mati matian mbelo calon iku, wong ngene jebule…(Pantesan kades dan perades mati matian membela calon itu, ternyata..-red),” dan berbagai komentar negatif lainnya.
/Red.















