KUDUS – jursidnusantara.com Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus., menyelenggarakan kompetisi E-Sport KONI Cup 2024 yang dilaksanakan oleh E-Sport Indonesia (ESI) Kudus yang digelar di Aula Balai Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Minggu, 1 September 2024.
Kompetisi ini dimulai dari awal bulan Juli hingga akhir Agustus 2024 dan puncak kompetisi atau grand final pada Minggu (1/9/2024).
Ketua KONI Kudus Sulistiyanto, S.E., mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik tenaga, pikiran, dan dana demi sukses dan lancarnya kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kudus, segenap Panitia dan Pengurus Cabang (Pengcab) E-Sport yang telah mendedikasikan untuk event yang dimulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten,” katanya.
Lebih lanjut Sulis menambahkan, bahwa dalam kejuaraan E-Sport kali ini diharapkan mampu menampung para atlit-atlit terbaik di kabupaten Kudus yang akan menorehkan prestasi ditingkat Jawa Tengah, Nasional maupun Internasional.
Dalam turnamen E-Sport ESI Kudus piala KONI Cup Kudus 2024, telah dimulai pada bulan Juli hingga akhir Agustus ini di ikuti oleh 872 peserta. Untuk turnamen Mobile Legend Bang-bang peserta di setiap kecamatan ada 15 Regu, satu regu jumlah pesertanya 5-6 orang, jumlah tersebut dikalikan 9 kecamatan.
Artinya satu peserta di Kecamatan jumlahnya ada 85-90 orang, jika dikali 9 Kecamatan kurang lebih 800 peserta, untuk Pro Evolution Soccer (PES) ada 72 peserta, jadi total peserta ada 872.
“Peserta dalam kompetisi E-Sport, ESI Kabupaten Kudus 2024 berjumlah 872 peserta,” terangnya.
“Selamat dan sukses atas prestasi yang diperoleh, ajang ini menjadi momentum untuk melangkah lebih awal dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026, kami berharap Kabupaten Kudus ada yang bertanding di Porprov tersebut,” tutup Sulis.
Sementara itu, Raka Raihan Rasyiq ketua pelaksana kegiatan mengatakan, kompetisi ini merupakan ajang menjaring atlet-atlit E-Sports Kudus. Sebab saat ini E-Sports sudah resmi menjadi kanal dalam meraih prestasi, jadi tidak sekadar hobi. Dengan adanya kompetisi atau turnamen ini diharapkan muncul bibit-bibit unggul di bidang olah raga E-Sport.

Lebih lanjut Raka menambhakan, bahwa kompetisi E-Sports tidak hanya sekadar gim yang dipandang sebelah mata. Saat ini E-Sports telah bertransformasi menjadi industri. Di dalamnya juga terdapat kompetisi berjenjang yang syarat akan prestasi.
Kompetisi bergengsi bagi anak muda ini, dari pihak panitia sudah menyiapkan hadiah uang pembinaan jutaan rupiah dan piala bagi juara 1,2 dan juara 3.
Kompetisi E-Sport piala KONI Cup 2024, pada Grand final pada Minggu (1/9/2024) untuk juara Pro Evolution Soccer (PES) sebagai berikut; juara 1 diraih Hendy, juara 2 diperoleh Stefanus dan juara 3 di raih Taufan.
Sedangkan untuk turnamen Mobile Legend Beng-beng juara 1 di peroleh Kecamatan Jati, untuk juara 2 Kecamatan Kaliwungu, dan juara 3 diraih Kecamatan Bae.
(Elm@n)












