KUDUS – jursidnusantara.com Puncak acara Kaliwungu Fest 2025 merupakan progam tahunan Pemerintah Kecamatan (Pencam) Kaliwungu yang telah memasuki tahun keempat. Gelaran tersebut telah berlangsung selama 5 hari yang dimulai pada Rabu-Minggu 6-8 Agustus 2025 yang dipusatkan di Lapangan Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Kegiatan tersebut telah digelar dengan rangkaian pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pentas seni budaya kearifan lokal dari 15 desa yang ada diwilayah Kaliwungu.

Wakil ketua Komisi B DPRD Kudus Eni Kusrini mengatakan, saya sebagai wakil komisi B yang salah satunya membidangi dalam bidang perdagangan dan kebudayaan.
Oleh karenanya dalam kegitan Kaliwungu Fest 2025 ini yang dititik beratkan pada peningkatan dan penguatan UMKM serta pelestarian seni budaya kearifan lokal, maka perlu saya support dan dukung penuh guna untuk meningkatkan akan pentingnya penguatan UMKM di wilayah kecamatan Kaliwungu khususnya dan pada umunya di Kabupaten Kudus.
“Kami dukung dan support untuk kegiatan Kaliwungu Fest 2025, khususnya di Kecamatan Kaliwungu dan Umumnya Kabupaten Kudus,” kata Eni pada Minggu 10 Agustus 2025.
Eni juga menjelaskan, bahwa dukungan tidak hanya dengan beberapa kehadiran saya dalam kegiatan tersebut, namun saya juga membantu dalam kegitan tersebut berupa 3 buah Springbad dan ratusan kerudung untuk doorprize dalam acara jalan sehat dan senam bagi ibu PKK.
“Doorprize kami berikan tadi pagi dalam acara jalan sehat 1 buah Springbed, dan kerudung, sementara untuk senam pada sore ini, kami berikan 2 Springbed dan puluhan kerudung,” jelas Eni.

Dengan adanya kegiatan Kaliwungu Fest 2025, sebagai ajang mempromosikan produk lokal kepada masyarakat. Kami berharap akan mampu meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat di wilayah Kecamatan Kaliwungu.
Kegiatan ini juga sekaligus sebagai promosi dan mengangkat seni budaya dan kearifan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
“Setiap desa yang ada diwilayah Kaliwungu yang membuka 2 stand UMKM, dan pertunjukkan mulai dari Tari, Pencaksilat, Puisi, Teater, hingga musik jadul Reno Kustik, bisa jadi lebih dikenal oleh masyakarat yang lebih luas. Mereka akan bisa lebih dikenal masyarakat tidak hanya dari Kudus saja,” terangnya.
Kami juga berharap kegiatan tahunan dari Pemerintah Kecamatan Kaliwungu ini tetep dilaksanakan ditahun depan.
“Kegiatan tahunan Pencam Kaliwungu atau yang lebih dikenal Kaliwungu Fest ini, akan tetep dilaksanakan ditahun 2026,” pungkasnya.
Sementara itu, Kastami warga dukun Jetis RT 01 RW 05 Desa Kaliwungu mengatakan, syukur dapat hadiah utama berupa Springbed. Saya kalau ada acara yang ada hadihnya selama ini belum pernah dapat.
“Syukur Al-hamdulillah dapat hadiah utama, baru kali ini mendapat hadiah,” katanya.
Ditanya mimpi apa tadi malam bisa dapat hadiah utama, dirinya tidak bermimpi apa-apa.
“Tadi datang kesini rombongan Colt, terus bernazar, jika dapat hadiah utama, nanti yang bayar Colt saya,” imbuhnya.
Berbeda dengan Winda warga Winong RT 01 RW 06 Desa Kaliwungu mengungkapkan, sempat kaget, perasaan saya terharu campur gembira, karena tadi pagi saya ikut jalan sehat tapi gak dapat kupon. Tapi tetep ikut jalan sehat.
“Kaget ketika nomor undianku di panggil dan dapat hadiah utama. Tadi pagi ikut jalan sehat tidak dapat kupon. Alhamdulilah pada sore ini dapat hadiah utama,” ucap Winda.
(Elm@n)












