Berita  

Meriah HUT RI Ke-80 Pemcam Kaliwungu Gelar Festival UMKM dan Kearifan Budaya Lokal

KUDUS – jursidnusantara.com Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Kaliwungu kembali menunjukkan komitmenya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui gelaran Festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan gelar seni dan budaya tradisional.

Kegiatan Kaliwungu Fest bakal digelar selama lima hari pada Rabu-Minggu tanggal 6-10 Agustus 2025 bertempat di Lapangan Desa Kedungdowo, Kecamtan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Rabu malam 6 Agustus 2025.

Gelaran ini menghadirkan puluhan pelaku usaha dari 15 desa yang ada di wilayah Kaliwungu dan desa yang lain. Mereka menampilkan beragam produk unggulan seperti kuliner khas daerah, kerajinan tangan, fashion, dan produk inovatif hasil kreativitas warga setempat.

Acara ini dibuka oleh ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris yang membuka acara tersebut mengatakan, bahwa Kaliwungu Fest 2025 merupakan ruang starategis untuk mempertemukan para pelaku UMKM dengan konsumen secara langsung, serta menjadi ladang promosi potensi lokal Kecamatan Kaliwungu ke masyarakat yang lebih luas.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Melalui Kaliwungu Fest, ini nantinya produk lokal, dan potensi budaya lokal Kaliwungu layak bersaing tidak hanya ditingkat kabupaten akan tetapi tingkat Provinsi dan Nasional,” katanya.

Satria Agus Himawan Camat Kaliwungu mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun yang diselenggarakan dan pada tahun 2025 ini ke empat kalinya sejak tahun 2022 hingga sekarang.

Ada 50 stand yang disediakan, karena di Kecamatan Kaliwungu ada 15 desa dan setiap desa mendapat 2 stand dan yang lainnya diperuntukan bagi para para pelaku UMKM desa sekitar.

“Kaliwungu Fest 2024 tersedia 50 stand UMKM, 30 untuk Desa diwilayah Kecamatan Kaliwungu dan yang 20 diperuntukan bagi pelaku UMKM desa yang lain, gelaran acara dimulai sekira pukul 16.00-22.45 WIB,” katanya.

Satria menambahkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus sebagai ajang mempromosikan produk UMKM dan potensi kearifan budaya lokal yang dimiliki oleh 15 desa yang ada diwilayah Kecamatan Kaliwungu.

Ia menjelaskan, bahwa gelaran Festival UMKM dan Gelar Budaya ini sekaligus sebagai wahana hiburan masyarakat untuk menambah guyub rukun dan kekompakan antara warga dan pemerintah di Kecamatan Kaliwungu.

Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-80

“Kaliwungu Fest 2025 kami mengambil tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, jelasnya.

Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, akan tercipta multi player efek bagi desa yang ada di wilayah Kaliwungu yakni potensi kearifan lokal budaya dan menambah pendapatan bagi para pelaku UMKM yang ada di wilayah Kaliwungu.

“Dengan adanya kegiatan ini masyarakat Desa diwilayah Kaliwungu potensi budayanya dapat dikenal oleh masyarakat luas dan para pelaku UMKM produk-produk yang dahasilkan dapat mendapatkan berkah dan manfaat guna untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Syifa dan Nadiya warga Jepara yang kebetulan lewat mau pulang sehabis dari Kudus mampir sebentar untuk nonton waktu ada penampilan tari anak-anak hingga penampilan band yang cukup menarik perhatian kami.

“Tadi lewat sini, ada tontonan gratis mampir lihat sebentar, ternyata bagus penampilannya, kami kagum atas penampilan anak-anak tari yang begitu luwes dan menjiwai dalam pementasan tersebut,’ katanya.

Sementra itu, Rizki Saida Amelia, Yuli Setiyowatiningsih, dan Amelia stand Desa Kedungdowo nomor 13 dan 14 mereka mengatakan, senang stand kami didatangi oleh ketua TP PKK Kabupaten Kudus.

“Beliau berharap inovasi dan kreativitas UMKM yang telah dicapai oleh Desa Kedungdowo harus bisa lebih ditingkatkan, karena persaingan dalam dunia usaha itu harus lebih kreatif,” katanya.

Kami juga ucapakan terima kasih kepada Pemdes Kedungdowo, Pemcam Kaliwungu yang selalu memberi arahan dalam mengembangkan mutu dan kwalitas dalam dunia usaha.

“Semoga usaha UMKM yang ada di group dodolan Desa Kedungdowo dapat semakin dikenal luas hingga Kabupaten, syukur- syukur bisa Nasional,” ucapnya.

“Kami juga berharap kegiatan seperti bisa terus diadakan setiap tahun, karena ini sebagai ajang silaturrahim dan sekaligus mempromosikan hasil UMKM kami kepada masyarakat yang lebih luas,” harapnya.

Sedangkan stand nomor 21 dan 22 Desa Kaliwungu Isna Kurniawati UMKM farraas studiokreatif Kaliwungu, Awalia Rizky (Tigan amanah jaya Kaliwungu) dan Ellisa (Es jagung) mengungkapkan perasaan yang begitu senang karena jualan di hari pertama cukup laku banyak.

“Alhamdulillah laris manis tanjung kimpul, dagangan habis uangpun terkumpul,” ungkapnya.

Kami berharap kegiatan ini bisa ditambah acara hiburanya yang lebih seru, agar para penonton bisa lebih banyak yang datang kesini.

“Kami berharap pada hari kedua dan selanjutnya yang datang kesini bisa lebih banyak lagi, agar supaya penjualan dagangan kami bisa laku seperti halnya pada hari ini,” harapnya.

(Elm@n)