Berita  

Selalu Diserang Isu Negatif, Paslon Nomor Urut 02 Hartopo-Mawahib Bilang Begini

KUDUS – jutsidnusantara.com Calon Bupati Kudus nomor urut 02 Hartopo-Mawahib selalu diserang dengan berbagai isu negatif yang diarahkan kepada mereka. Terutama Hartopo diserang isu minor dan sasaran tembak kampanye hitam.

Rumor yang berkembang di masyarakat Kudus, Hartopo diisukan sakit keras hingga harus opname di rumah sakit. Namun isu tersebut terbantahkan dengan kehadiran Hartopo dan Mawahib, saat agenda ngopi bareng bersama wartawan di Sidji Coffe, pada Rabu, 6 November 2024.

Hartopo yang datang bersama pasangannya calon wakil Bupati Kudus Mawahib, terlihat cukup santai dengan memakai busana kasual berupa kaos dengan dilapisi jaket jeans.

Dalam pernyataannya didepan media Hartopo mengaku, banyak mendapatkan serangan isu-isu negatif. Selama proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2024, saya memang kerap diisukan macam-macam yang bernada negatif.

“Tidak tahu siapa yang menyampaikan rumor saya opname di rumah sakit, buktinya saya segar bugar dan bisa bertemu teman-teman media di sini,” katanya.

Paslon nomor urut 02 ini juga menyebut atas dasar rumor tersebut. Hartopo mengaku tidak masalah. Saya ini diisukan opname di rumah sakit, diisukan ada konflik dengan mas Mawahib, saya punya hutang lah, dan isu macam-macam lainnya,” ujar Hartopo.

Justru dalam acara itu, Hartopo tampil segar bugar, dan tidak ada masalah dengan Mawahib, saat bertemu dengan puluhan wartawan media cetak, online dan televisi tersebut.

Atas isu tersebut, Hartopo tidak terlalu menanggapinya. Bahkan dirinya meminta keluarganya tidak terlalu memusingkan adanya isu tersebut.

“Sampai-sampai anak saya yang di Jakarta sempat mau datang untuk mengklarifikasi, tapi saya bilang janganlah,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Hartopo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada wartawan yang selama lima tahun ini membersamai dirinya saat memimpin Kudus.

Kedatangan Hartopo dan Mawahib saat ngopi bareng, juga didampingi Ketua DPC Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Kudus Sulistyo Utomo. Selain itu, hadir pula Anggota DPRD Valeri Yudistira, Kholid Mawardi dan Anggota DPRD Jateng Arif Wahyudi.

Sementara itu, Mawahib menyebut agenda ngopi bareng sebagai sarana saling bertukar pikiran dengan para awak media yang bertugas di wilayah Kudus.

“Karena itu juga, media adalah pilar demokrasi keempat yang dapat memberikan masukan terkait program pemerintah daerah. Tentunya saya berharap kolaborasi dengan para wartawan tetap terjalin sampai saat kami terpilih nanti,” pinta mantan anggota DPRD Jateng dari Partai Golkar ini.

Dalam kesempatan tersebut, Mawahib juga menyampaikan Visi-Misi dan progam unggulan Paslon urut nomor 02 Hartopo-Mawahib dalam Pilkada Kudus 2024.

Mawahib juga mempersilahkan kepada para wartawan untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat konstruktif untuk kemajuan masyarakat Kudus ke depan.

(Elm@n)