Buya: Undang-undang Cipta Kerja Mencederai Kaum Buruh.

PATI -JSN || Serikat Pekerja Nasional (SPN) mengadakan Pendidikan Organisasi Dasar, yang bertempat di Aula rumah makan Sapto Renggo Baru Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang dihadiri DPC SPN Kabupaten Jepara bersama PSP se karesidenan Pati. Sabtu (28/1/2023)

 

Ketua DPD SPN Jawa Tengah Sutarjo menyampaikan kegiatan pelatihan membentuk anggota bisa berorganisasi dan mempunyai bekal ke depannya. Hadir juga Buya Fauzi sekaligus Panglima Komando Daerah LASKAR NASIONAL SPN sebagai narasumber yang dihadiri 120 anggota dari beberapa perusahaan dan pengurus Kabupaten Pati, Jepara, dan Rembang.

Read  Kasiyan Sukolilo Terendam Banjir, Jalan Pati - Purwodadi Lumpuh.

โ€Œ

“Pelatihan hari ini adalah penting, karena teman-teman mendapatkan ilmu pengetahuan baru yang wajib dimiliki sebagai bekal ke depan dan pelatihan ini sesuai dengan Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT), Bab 3, Pasal 15, Ayat F. Semoga semua kader dapat mempersiapkan diri bisa memperjuangkan hak-hak buruh,”ucap Sutarjo

Banyaknya anggota dan perusahan yang berinvestasi di Jawa Tengah, SPN menyambut dengan senang hati dengan adanya keseimbangan antara perusahaan dengan pekerja.

“Sebanyak 57.000 anggota SPN Se Jawa tengah tidak akan alergi tentang investasi, tapi harus ada keseimbangan antara pengusaha dengan buruh, jadi hari ini kita gembleng kawan-kawan SPN militansinya dan melindungi buruh sesuai dengan Undang-undang no 20 Tahun 2000,”tambahnya.

Read  Desa Guci Terbaik Sekabupaten Grobogan dalam Membayar Pajak.

Di tempat yang sama Buya Fauzi selaku Panglima Komando dan juga sebagai narasumber menegaskan. Tujuan SPN saat ini adalah perjuangan para buruh menghadapi tantangan besar omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 yang diyakini sebuah produk yang kurang pas bagi para buruh.

“Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang terlahir pada tahun 2020 sudah mencederai para buruh pasalnya begitu banyak angka PHK semakin tinggi serta pesangonnya yang dikurangi membuat para buruh terhimpit dan perlu diingat tujuan SPN memperjuangkan hak-hak para buruh,”tegas Buya

Read  Pelantikan Pengurus DPW GJL Jawa Tengah di Semarang Berlangsung Meriah.

Dirinya menambahkan isu resesi yang akan melanda negara Indonesia dianggap kabar angin lalu.

“Resesi bagi kami tidak ada persoalan, buruh sudah ada perlindungan. Misalnya dirumahkan itu ada peraturannya, karena kami yakin Indonesia merupakan negara kaya ke 7. Jika ada resesi, pekerja harus siap. Terpenting jika ada PHK, hak-hak mereka harus dipenuhi perusahaan. Kami dari buruh siap,โ€pungkasnya.

/Red.

error: Content is protected !!