SAE Berkarya, Warga Binaan Berdaya! Lapas Pati Panen 84 Kilogram Lele untuk Dukung Ketahanan Pangan

PATI – Komitmen mendukung program ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Pati kembali berhasil memanen ikan lele hasil budidaya warga binaan.

Panen yang dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) tersebut menghasilkan sebanyak 84 kilogram ikan lele dari kolam budidaya yang dikelola secara berkelanjutan di area Lahan SAE Lapas Kelas IIB Pati.

Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) bersama jajaran staf Kegiatan Kerja serta melibatkan empat orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian.

Hasil panen selanjutnya disetorkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan (bama) di Dapur Lapas Kelas IIB Pati. Selain membantu mencukupi kebutuhan konsumsi warga binaan, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, mengatakan bahwa budidaya ikan lele merupakan salah satu program unggulan pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

“Melalui kegiatan budidaya dan panen ikan lele ini, kami berupaya membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal setelah bebas nanti. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi wujud pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan,” ujar Suprihadi.

Menurutnya, program SAE tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan di bidang perikanan budidaya. Mulai dari proses penebaran benih, perawatan, pemberian pakan hingga panen dilakukan dengan pendampingan petugas.

Program pembinaan berbasis keterampilan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kemandirian dan semangat berwirausaha bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dengan keberhasilan panen kali ini, Lapas Kelas IIB Pati menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan serta menciptakan warga binaan yang lebih produktif dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

“SAE Berkarya, Warga Binaan Berdaya” menjadi semangat yang terus diwujudkan melalui berbagai program pembinaan di Lapas Kelas IIB Pati demi menciptakan perubahan positif bagi warga binaan dan masyarakat.

error: Content is protected !!