KUDUS – jursidnusantara.com Event tahunan Muria Trail Run (MTR) 2026 bakal digelar yang kedua kalinya di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut bakal digelar selama dua hari pada Sabtu-Minggu tanggal 1-2 Agustus 2026 dengan tema besar “Eco Green Sport Tourism”.
Setelah sukses di selenggarakannya Muria Trail Run yang pertama pada tahun 2025, maka akan digelar yang kedua kalinya. Hal tersebut telah membuktikan bahwa potensi bentang alam Pegunungan Muria bukan sekadar tantangan fisik bagi para pelari lintas alam.
Anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi partai Golkar Arif Wahyudi, SH., menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara event tahunan tersebut. Kegiatan ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan sport tourism di Kudus.
“Terima kasih kami sampaikan kepada panitia pelaksana kegiatan Muria Trail Run yang telah memilih lokasi di Kabupaten Kudus,” ujar Arif Wahyudi disela mengikuti Workshop
Safety Race di Museum Jenang Kudus pada Minggu, 17 Mei 2026.

Lebih lanjut Arif Wahyudi ini menambahkan, bahwa event Muria Trail Run tidak hanya sebagai ajang olahraga lari yang melintasi hutan dan medan alam yang menantang, akan tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Event ini juga menjadi sarana untuk mendukung sport tourism. Dampaknya pelaku UMKM dan usaha penginapan di Kudus ikut merasakan manfaat kunjungan ribuan peserta,” imbuhnya.
Anggota komisi E ini, berharap antusiasme peserta kali ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Semoga kegiatan yang akan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut direncanakan start dan finishnya dari Desa Rahtawu. Semoga berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” harapnya.
Arif juga menjelaskan, bahwa tujuan utama dari event tersebut mendorong masyarkat dari berbagai komunitas, baik dari Kudus dan sekitarnya, bahkan komunitas Trail Run dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, Bandung, bahkan luar Jawa dapat mengenal Kudus.
“Kami selaku wakil rakyyat di DPRD Jawa Tengah komisi E selalu mensupport dan mendorong kegiatan tersebut, karena sesuai dengan Tupoksi kami,” jelasnya.
Seiring dengan meningkatnya antusiasme terhadap olahraga Trail Run, muncul tanggung jawab besar untuk menjaga kelestarian ekosistem yang menjadi panggung utama kegiatan ini.
Pegunungan Muria adalah jantung konservasi dan sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, Muria Trail Run tahap kedua 2026 hadir dengan visi yang lebih mendalam. Mengusung tema besar ‘Eco-Green Sport Tourism.
“Kami berharap dari pihak panitia penyelenggara tahun ini berkomitmen untuk menciptakan harmoni antara olahraga, pariwisata, dan pelestarian lingkungan. Melalui langkah kaki kita, kita menanam masa depan,” tutup Arif.
(Elm@n)












