Pati, jursidnusantara.com Minggu (15/3/2026) menjadi momen yang sangat berkesan bagi warga Kecamatan Margoyoso, khususnya Desa Tunjungrejo, Kabupaten Pati. Selama 9 hari, mulai Jumat (6/3) hingga Minggu (15/3), desa ini dipenuhi oleh berbagai kegiatan khas bulan suci Ramadhan yang berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai wilayah.

Seperti suasana Ramadhan pada umumnya, setiap sore dipenuhi keramaian dan antusiasme warga. Namun, di Desa Tunjungrejo, suasana tersebut terasa lebih istimewa. Melalui kegiatan Kampoeng Ramadhan, desa ini seolah menjadi pusat aktivitas yang menghadirkan nuansa religius sekaligus kebersamaan yang kuat.
Berbeda dari sekadar tradisi berburu takjil, Kampoeng Ramadhan di Desa Tunjungrejo menawarkan pengalaman unik dengan menghadirkan suasana alami di kawasan pertanian desa. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana masyarakat mampu bergerak bersama menciptakan atmosfer yang hangat, religius, dan penuh semangat gotong royong.

Mufti Hilmy Taftazani beserta tim selaku pelaksana kegiatan Kampoeng Ramadhan 2026 menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momen spiritual, tetapi juga dapat melahirkan ekosistem yang bermanfaat dan berkelanjutan. Setiap sudut desa terasa hidup dengan interaksi warga, serta berbagai kegiatan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan di jalan desa yang berada di area pertanian. Di bawah peran aktif tokoh pemuda, Nanang Taufiq Bahtiar, kawasan tersebut disulap menjadi pusat ekonomi dan sosial masyarakat. Melalui berbagai program seperti Car Free Day (Sunday Morning) dan Kampoeng Ramadhan, jalan yang biasanya sepi kini berubah menjadi ruang publik yang ramai.
Warga tidak hanya berdagang, tetapi juga bersilaturahmi dan berekreasi bersama. Kawasan ini pun menjelma menjadi ruang hidup yang dinamis dan harmonis, menciptakan ekosistem sosial yang kuat di tengah masyarakat.
(Arikha)












