PATI, Jursidnusantara.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (ASPIRASI) menggelar aksi besar-besaran di Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). Massa turun ke jalan menyuarakan tuntutan agar dugaan kasus yang menyeret oknum pengasuh pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, diusut secara transparan dan profesional.
Aksi yang berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan itu menjadi sorotan publik karena melibatkan gelombang santri dan masyarakat yang mengatasnamakan penyelamatan marwah pesantren.
Koordinator lapangan ASPIRASI, Cak Ulil, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan hanya sekadar perkara hukum, melainkan menyangkut nama baik dunia pesantren yang selama ini menjadi simbol pendidikan moral dan agama di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya soal individu. Persoalan ini menyentuh marwah pesantren dan nama baik kyai secara luas. Karena itu, penanganannya harus cepat, objektif, dan transparan,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Dalam orasinya, massa mendesak aparat penegak hukum agar tidak bermain-main dalam menangani perkara tersebut. Mereka meminta proses hukum dilakukan terbuka tanpa ada upaya melindungi pihak tertentu.
Selain itu, ASPIRASI juga mendorong pembentukan tim investigasi independen guna mengawal jalannya penanganan kasus agar tetap objektif dan tidak menimbulkan kecurigaan publik.
Tak hanya berorasi, massa juga menyatakan siap membuka posko pengaduan serta memberikan pendampingan hukum gratis kepada pihak-pihak yang merasa menjadi korban.
“Aspirasi masyarakat harus didengar. Keadilan harus ditegakkan tanpa mencederai kepercayaan publik terhadap pesantren,” ujar salah satu peserta aksi.
Dalam aksi tersebut, pihak yayasan pondok pesantren turut hadir menemui massa. Pertemuan berlangsung di lokasi aksi dengan pengamanan aparat kepolisian.
Di tengah jalannya demonstrasi, massa juga menyampaikan informasi bahwa oknum pengasuh pondok pesantren yang dilaporkan disebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait kabar tersebut.
Massa aksi meminta masyarakat ikut mengawal perkembangan kasus agar proses hukum berjalan adil dan transparan.
Mereka juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap lembaga pendidikan agar tetap berjalan sesuai nilai moral, agama, dan hukum yang berlaku.
Aksi berlangsung tertib hingga selesai dengan penjagaan aparat keamanan di sejumlah titik.












