KUDUS – jursidnusantara.com Gelaran Dagangan Rakyat (Geldara) Desa Wisata Janggalan, yang merupakan progam tahunan Pemerintah Desa (Pemdes) Janggalan, Kecamatan Kota Kudus resmi dibuka pada Jum’at Malam, 18 Juli 2025.
Dalam gelaran tersebut diselenggarakan berbagai kegiatan mulai dari gelaran dagangan rakyat (Geldara), Ambyaran, Rockdut, Religi, Kirab Budaya hingga Barongsai selama tiga hari mulai Jum’at-Ahad 18 Juli hingga 20 Juli 2025.

Tampak hadir dalam acara pembukaan Geldara, Kapolsek Kota AKP Subkhan, Koramil Kota, Camat Kota Andrias Wahyu Adi Setiawan, Perangkat, BPD, PKK, Pokdarwis, Lembaga Desa Janggalan, Pantia pelaksana, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan sejumlah tamu undangan yang lain.
Kepala Desa (Kades) Janggalan Noor Azis mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Juga kami ucapkan terima kasih kepada jajaran panitia pelaksana yang telah bekerja semaksimal mungkin demi terlaksana dan suksesnya gelaran ini.
“Kami ucapakan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, demi sukses dan lancarnya kegiatan ini selama tiga hari kedepan,” katanya.

Lebih lanjut Noor Azis menambahkan, bahwa dalam kegiatan Geldara pada tahun 2025 kami laksanakan selama 3 hari mulai Jum’at hingga Ahad, 18-20 Juli 2025.
“Kegiatan ini berjalan tiga hari, ada 34 Stand UMKM yang tersedia untuk warga Desa Janggalan dan sekitarnya,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, Gelaran dagangan rakyat (Geldara) adalah merupakan progam tahunan Pemerintah Desa Janggalan. Kegiatan ini merupakan perpaduan antara seni dan budaya yang dikemas dalam nuansa modern namun tidak meninggalkan adat, budaya kearifan lokal dan nilai religi.
“Event ini bertajuk gelaran dagangan rakyat (Geldara) yang siap meramaikan Desa Wisata Janggalan, dalam rangka peringatan Haul Mbah Jenggolo pada Kamis depan,” jelasnya.
Berbagai kegiatan bakal digelar untuk menggali potensi desa wisata Janggalan, sekaligus untuk mempromosikan sejumlah produk dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) warga Desa Janggalan, dalam bentuk gelaran dagang rakyat (Geldara) Desa Janggalan.
Kami berharap, warga Desa Janggalan dan sekitarnya bisa datang dan hadir dalam kegiatan Geldara. Banyak yang unik, menarik, atraktif, dan modern terkemas di sini, dari kuliner jadul sampai kuliner kekinian. Ada pula live musik yang apik dan menarik untuk ditonton bersama keluarga dan kawan-kawan.
“Mari datang dan ramaikan Kirab Budaya dan potensi Desa Wisata Desa Janggalan,” harapnya.
Pada pembukaan malam ini kita meriahkan dengan penampilan Ambyaran Guest Star; Oase Band. By OP Entertainment.
Kemudian pada hari Sabtu, 19 Juli 2025 Rock Dangdut (Rock Dut) penampilan Gues Star; Oase Band. By OP Entertainment, yang akan dimulai pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Lanjut pada puncak pada hari Ahad Kirab Budaya pada pukul 07.00 WIB hingga selesai kemudian pada sore pukul 15.30 WIB Barongsai dari Satya Dharma Klenteng Hok Hien Bio dari Desa Getas Pejaten Kudus. Dilanjut pada malam harinya pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB ada penampilan Religi Guest Star; Oase Band. By OP Entertainment.
“Setiap hari pada pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB gelaran dagangan rakyat Desa Wisata Janggalan atau stand UMKM dibuka. Kegiatan pada Kamis, 24 Juli pelaksanaan buka luwur atau Haul Mbah Jenggolo yang akan diselenggarakan pengajian umum di komplek makam tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, camat Kota Kudus Andrias Wahyu Adi Setiawan mengatakan, bahwa kegiatan Geldara ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan haul Mbah Jenggolo, sesepuh atau cikal bakal Desa Janggalan.
Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kota mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemdes Janggalan, panitia, BPD, Pokdarwis, PKK, dan semua masyarakat Desa Janggalan yang telah melestarikan budaya dengan menyelenggarakan kegiatan ini, terutama Kirab Budaya.
“Ini merupakan yang kesekian kalinya saya hadir disini, kegiatan memberikan multi efek domino yang bersifat positif dan perlu ditingkatkan ditahun yang akan datang, karena saya yakin setiap habis kegiatan akan ada evaluasi kegiatan agar bisa lebih baik,” ucapnya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim acara Geldara pada malam hari ini resmi kami buka.
Kemudian Kades Janggalan, Polsek Kota, Koramil Kota naik diatas panggung untuk menabung terbangan dalam pembukaan acara Geldara yang disambut tepuk tangan meriah oleh para tamu dan masyarakat yang hadir.

Sementara itu, Zuliana warga Desa Janggalan RT 06 RW 01 mengatakan, bahwa kegiatan Geldara merupakan kegiatan yang positif dan perlu diadakan setiap tahun.
“Alhamdulillah ada kegiatan Geldara di Desa Janggalan, jadi UMKM, potensi warga desa ini bisa ditampilkan dan di publikasikan kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Salah satu pedagang yang membuka stand UMKM, Azizah Warga Loram Kulon mengatakan, senang ada kegiatan seperti ini, walaupun hanya tiga hari, namun hal ini dapat memberikan kesempatan pada kami para pedagang bisa berjualan disini dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.
“Mari datang dan ramaikan kegiatan Geldara yang ada di Desa Janggalan Kudus, banyak hiburan yang layak untuk ditonton beserta keluarga,” katanya.
Azizah juga menambahkan, ini merupakan pertama kalinya saya berdagang di acara ini, semoga banyak pengunjung yang datang kesini, sehingga banyak yang membeli dagangan kami.
“Kami berharap banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak panitia, sehingga banyak masyarakat yang datang kesini, dan dagangan kami bisa laris manis tanjung kimpul “dagangan laris uang pun terkumpul,” harapnya.
(Nila)












