KUDUS – jursidnusantara.com Suasana haru dan hening terlihat pada saat perpisahan dan pelepasan 33 siswa-siswi sekolah dasar (SD) 2 Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut berlangsung dihalaman sekolah setempat pada Minggu, 22 Juni 2025. Walaupun acara perpisahan dan pelepasan tersebut dilaksanakan cukup sederhana, namun terasa sangat hikmat.
Tampak hadir dalam acara tersebut seluruh siswa kelas 6 beserta orang tua, Kades Kedungdowo, guru TK Pertiwi Kedungdowo, komite sekolah, pengawas dan korwil SD, jajaran guru dan tenaga kependidikan serta sejumlah tamu undangan yang lain.
Para guru dan orang tua yang hadir pada acara tersebut tampak menitikkan air mata menangis haru saat anak-anak mereka melakukan sungkem pada acara tersebut.

Bowo Laksono, S.Pd.I., Kepala Sekolah (Kepsek) SD 2 Kedungdowo mengatakan, kemarin siang kita mengadakan karnaval kirab budaya. Dimana hal tersebut merupakan nguri-nguri budaya Nusantara.
Lebih lanjut Bowo mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak, ibu panitia penyelenggara kegiatan, yang telah bekerja semaksimal mungkin demi lancar dan suksesnya acara ini.
“Terimakasih kepada segenap panitia penyelenggara, kegiatan Pelepasan Siswa kelas VI, yang diselenggarakan dengan meriah dan sukses,” imbuhnya.
Kami atas nama segenap dewan guru mengucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu wali murid yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di SD 2 Kedungdowo selama 6 tahun ini.
“Jika kami dalam mendidik putra-putri bapak dan ibu ada yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Dalam acara ini kami dari pihak sekolah meminta para siswa untuk sujud kedua orang tua mereka serta meminta maaf atas perilaku mereka selama enam tahun terakhir.
Suasana bertambah haru, manakala para murid melakukan sungkem sambil terisak. Para orang tua yang sebelumnya terdiam ikut terisak karena tidak menyangka anak-anak mereka pada saat itu melakukan sungkem.
“Saya juga ikut terharu karena ketulusan anak saya ketika mengucapkan terimakasih dan juga meminta maaf saat sungkeman,” terang Bowo.
Selain acara sungkeman, perpisahan tersebut juga diisi dengan berbagai pentas seni seperti tari Nusantara Menari, Wondeland Indonesia2, Dance south of Africa, Dance anak kambing, dan Dance lathi. Ada acara pengumuman anak-anak berprestasi.

Sementara itu, Navya Tsani, Afida Septiana, dan Naura Zahwa Wilda (anak kelas 3) yang menampilkan tari Nusantara Menari mengatakan, kami senang bisa tampil dan ikut meriahkan acara perpisahan kakak kelas VI, semoga saja apa yang kami tampilkan bisa menghibur para tamu undangan.
“Kami berlatih dalam tari ‘Nusantara Menari’ hanya 1 Minggu, karena memang kami sudah biasa menari sejak kecil,” katanya.

Sedangkan Ariyani Engel, Lia Saputri, Amelia Talitha Firdayanti, dan Najwa Novita Rahayu (Kelas 5) yang ikut memeriahkan acara dengan penampilan Wonderland Indosia 2 mengungkapkan perasaan sangat senang dan bahagia bisa tampil untuk sedikit menghibur para tamu undangan yang hadir pada acara perpisahan kakak kelas 6.
“Semoga apa yang kami tampilkan dapat menghibur para tamu undangan yang hadir pada acara pagi ini,” ungkapnya.
“Kami berlatih dalam tari ini hanya 1 Minggu, tidak kesulitan yang berarti karena memang kami sudah biasa menari sejak usia dini,” ujarnya.
(Elm@n)












