Pasca Tragedi Maut KA Argo Bromo Anggrek, Polres Grobogan Bergerak Cepat Benahi Perlintasan Sebidang

GROBOGAN,  jursidnusantara.com 7 Mei 2026 – Pasca kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek yang menewaskan lima orang beberapa hari lalu, Polres Grobogan langsung mengambil langkah tegas dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral terkait pengamanan perlintasan kereta api di wilayah Kabupaten Grobogan.

Rapat yang berlangsung di Aula Jananuraga Polres Grobogan, Kamis (7/5/2026), menjadi bentuk keseriusan aparat dan pemerintah dalam mencegah tragedi serupa kembali terulang.

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama sehingga diperlukan sinergi seluruh pihak dalam penanganan perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.

Dalam rakor tersebut, Polres Grobogan menghadirkan berbagai stakeholder penting, mulai dari PT KAI, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan, Dispermades, para camat hingga kepala desa yang wilayahnya memiliki jalur perlintasan kereta api.

Menurut Kapolres, rapat ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkret untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan sistem keamanan di titik-titik perlintasan yang selama ini dinilai rawan dan minim pengamanan.

“Ini bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Ike Yulianto Wicaksono.

Kecelakaan tragis yang terjadi sebelumnya menjadi alarm keras bagi seluruh pihak agar tidak lagi menganggap remeh keselamatan di perlintasan kereta api, terutama perlintasan tanpa palang pintu maupun penjagaan resmi.

Polres Grobogan bersama instansi terkait kini tengah memetakan sejumlah titik rawan untuk dilakukan evaluasi, termasuk kemungkinan penambahan rambu, penjagaan, hingga langkah penutupan perlintasan ilegal yang membahayakan pengguna jalan.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih disiplin dan waspada saat melintas di jalur kereta api, mengingat satu kelalaian kecil dapat berujung maut.

/pujiono

error: Content is protected !!