Pati, jursidnusantara.com Pekik Merdeka menagawali Rapat Konsolidasi dengan tema Rapat PAC PDI Perjuangan Diperluas , digelar di rumah aspirasi Danu Ikhsan di desa Panjunan Kecamatan Pati. Dalam rangka mempersiapkan kemenangan sepektakuler pada Pemilu mendatang baik legislatif maupun eksekutif, Rapat konsolidasi dilaksanakan gencar secara marathon di kabupaten Pati untuk menjaring dan memperluas mesin politiknya hingga tingkat bawah yakni RW (Rukun Warga). (12/03).
Gerakan menggalang kekuatan Partai berlambang Kepala banteng moncong putih tersebut terus menggelora dengan semangat para kader yang sudah terbukti soliditasnya, dengan membuktikan perolehan kursi DPRD terbanyak di Kabupaten Pati dan meningkat dari 10 ke 14 kursi dari Pemilu sebelumnya.
Dengan pembaharuan pengurus partai dan perluasan pengurus diharapkan mampu berkompetisi di kancah pertarungan politik tahun 2029 dengan mengulang kesuksesannya dan meningkatkan perolehan kader yang duduk di legislatif maupun Eksekutif.
Tuan rumah Danu Ikhsan Harischandra yang juga sebagai mantan ketua PAC merupakan anggota DRPD Pati yang mewarisi kesuksesaan ayahnya Almarhum Noto Subiyanto yang juga duduk di kursi DPRD pada periode sebelumnya. Tongkat estafet diteruskan guna memperjuangkan rakyat lewat fraksi PDIP dengan umur yang tergolong masih muda , dalam kiprahnya terbukti mendulang suara yang mampu mengantarnya ke kursi legislatif dan suara terbanyak di wilayah Anak Cabang dalam Pilkada Bupati 2024. Hadir pula Politisi Suhartini atau biasa dikenal dengan nama jeng Asih yang juga sebagai anggota DPRD Pati.
Gelora mental kemenangan kental terasa dalam balutan ratusan baju warna merah memenuhi aula hingga halaman seakan siap bertarung dalam semangat menggalang kekuatan Partai berlambang Kepala banteng moncong putih tersebut.
Dengan pembaharuan pengurus partai dan perluasan pengurus diharapkan mampu berkompetisi dengan mengulang kesuksesannya dan meningkatkan perolehan kader yang duduk di legislatif dan Eksekutif.
Dalam sambutan dan arahannya Danu mengarahkan untuk mengikutkan kaum perempuan minimal 30 %, selain itu Perekrutan anak muda atau kaum milenial atau kaum gen Z. Danu mengatakan selain sesuai arahan, 30% oleh kaum perempuan karena mereka mempunyai kekuatan bersosialisasi sangat tinggi, “Kaum ras terkuat wajib dilibatkan minimal 30% karena mereka mempunyai jiwa sosialisasi yang sangat tinggi, mengumpul tetangga sosialisasi, ngumpul di pasar sosialisasi, di teman arisan sosialisasi, jadi paling cepat sosialisasi.. Hari ini bukber nanti langsung dibuat story di sosmed, nanti ke pasar juga diceritakan di pasar,” kelakar Danu disambut tertawa audiens yang menggelegar.
Acara ini sebagai sosialisasi peraturan partai PDI Perjuangan nomor 1 tahun 2025 yang mengatur mekanisme organisasi dan mempertegas disiplin, komitmen ideologis, serta kesolidan kader. PP No 1 2025 diterapkan pasca hasil Kongres VI PDI-P di Bali, yang juga memuat agenda penentuan pengurus dan ketua umum periode 2025-2030.
/Mury.












