Ngeri!! Seorang Pemuda di Jepara Tewas Bersimbah Darah, Leher Disayat Ditemukan di Kebun Rumput

JEPARA – jursidnusantara.com Seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di leher di kebun rumput gajah yang berjarak lebih kurang 60 meter dari rumahnya.

Diketahui korban adalah pemuda warga Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Korban bernama Axsyal Rendy Saputra (24), warga setempat. Ahad pagi, 30 November 2025.

Kasus dugaan pembunuhan sadis ini, menggegerkan warga setempat, pasalnya Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terlentang dan terdapat luka sayatan pada bagian leher, sehingga warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga, ketika Ngatipah (65), nenek korban, menyadari cucunya tidak berada di rumah. Ia kemudian meminta bantuan tetangganya, Supriyohadi, untuk melakukan pencarian. Warga lain, termasuk Kardi, turut membantu menelusuri area sekitar.

Saat menyisir bagian belakang rumah, salah satu saksi melihat ceceran darah. Mengetahui hal itu, keluarga korban yang sudah panik dan lemas tidak melanjutkan pencarian, sementara saksi Supriyohadi dan Kardi terus bergerak menyusuri area kebun rumput gajah.

Tak lama kemudian, tepat pukul 05.45 WIB, keduanya menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Setelah temuan tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian kepada perangkat RW dan pemerintah desa, kemudian diteruskan ke Polsek Kembang.

Pihak Polsek Kembang bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Unit Reskrim, Unit Identifikasi, Inafis Polres Jepara, serta tenaga kesehatan. Pada pukul 08.15 WIB, Tim Inafis tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan kondisi korban dan area sekitar.

Kapolsek Kembang Iptu Heru Setyawan membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut bahwa penemuan mayat itu berawal ketika pihak keluarga mencari keberadaan korban yang tidak ada di rumah.

“Proses penyelidikan masih berlangsung. Kami sudah melakukan olah TKP bersama tim inafis Polres Jepara dan sedang mengumpulkan keterangan dan para saksi,” ujarnya.

Terkait dugaan pembunuhan, Heru menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Hari ini akan dilakukan autopsi dan pendalaman penyebabnya,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian korban. Polisi juga belum memberikan kesimpulan terkait dugaan tindak pidana.

Warga berharap kasus ini segera diusut hingga tuntas, karena menimbulkan ketakutan dan keresahan masyarakat.

(Elm@n)