Desa  

Tinjau Desa Ngemplak, Bupati Kudus Siapkan Desa dan Kelurahan Terbaik dan Dorong Pembentukan Koperasi MP

KUDUS – jursidnusantara.com Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, meninjau langsung pelaksanaan klarifikasi lapangan Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kudus yang dijadwalkan pada Jum’at, 2 Mei 2025 hanya satu desa yakni; di Desa Ngemplak, Kecamtan Undaan.

Tinjauan ini menjadi bentuk dukungan langsung terhadap penguatan desa dan kelurahan untuk mengikuti Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Kudus tahun 2025.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani turun langsung meninjau desa dan kelurahan yang menjadi peserta lomba.

Dalam kunjungannya, Sam’ani mengapresiasi potensi lokal yang ditampilkan Desa Ngemplak, termasuk produk-produk UMKM yang menjadi unggulan.

“Ini adalah kearifan lokal dan produk lokal yang patut diapresiasi. Semoga menjadi inspirasi dan semangat bagi warga Desa Ngemplak dan wilayah Undaan untuk terus berkarya,” ujarnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini menjadi sarana bagi pemerintah desa untuk menunjukkan kinerja dan inovasi, khususnya dalam bidang pemerintahan, kewilayahan, dan pembangunan.

“Pentingnya lomba desa dan kelurahan sebagai parameter kemajuan dan inovasi lokal,” terangnya.

Menurutnya, kompetesi semacam ini mampu mendorong peningkatan kualitas manajemen, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat desa.

Nantinya, juara pertama akan mewakili Kabupaten Kudus ke tingkat provinsi.

Sam’ani menekankan pentingnya pemanfaatan aset desa, seperti bangunan SD yang sudah tidak digunakan, untuk mendukung aktivitas warga seperti koperasi desa atau pusat kegiatan masyarakat lainnya.

Kami siap!! Musyawarah Desa Khusus (Musdeskhus) untuk pembentukan koperasi desa Merah Putih (MP) segera dibentuk, jika syarat-syaratnya sudah terbentuk. Harapannya, koperasi ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru berbasis warga desa.

“Saya titip Pak Kades segera bentuk Koperasi desa Merah Putih. Karena ini merupakan amanah nasional yang telah memiliki dasar hukum melalui Keputusan Presiden,” pungkasnya.

Sementara itu, Famny Dwi Arfana Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus, mengatakan, bahwa penilaian terhadap enam desa dan tiga kelurahan saat ini sedang berlangsung.

Tiga kelurahan yang turut masuk nominasi yakni Kelurahan Wergu Kulon, Kelurahan Kerjasan, dan Kelurahan Panjunan.

“Minggu depan kami targetkan penilaian selesai. Minggu keempat akan dilanjutkan dengan persiapan lomba tingkat Provinsi,” katanya.

Pemerintah juga mendorong pembentukan koperasi desa MP sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian lokal.

Launching koperasi ini ditargetkan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada tanggal 12 Juli 2025.

“Biaya notaris untuk pendirian koperasi desa akan dibantu melalui CSR Bank Jateng, nilainya sekitar Rp. 3 juta. Nantinya koperasi bisa bergerak di berbagai sektor seperti pertanian, simpan pinjam, sembako, hingga kesehatan,” terangnya.

Semua desa dan kelurahan di Kabupaten Kudus sebanyak 132 desa dan kelurahan diharapkan memiliki badan hukum koperasi.

Ia juga menegaskan, bahwa keberadaan koperasi desa MP tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan BUMDes, tetapi menjadi pelengkap dan mitra kolaborasi.

Terdapat tiga model pembentukan koperasi desa yang disarankan, yaitu membentuk baru bagi desa yang belum punya, revitalisasi koperasi yang ada, atau pengembangan koperasi yang sudah berjalan menjadi badan hukum.

Setiap koperasi desa MP minimal harus memiliki 9 hingga 20 anggota, dengan modal awal Rp. 15 juta yang bisa berasal dari APBDes, APBD, APBN, maupun Himpunan Bank Negara (Himbara).

Untuk Proses pembentukan koperasi desa MP dimulai dengan musyawarah desa khusus (Musdeskhus) sebagai syarat legalitas pendirian.

“Dengan adanya koperasi desa, kami harap desa-desa di Kudus semakin mandiri secara ekonomi dan siap berkompetisi di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Ngemplak H. Syafi’i mengucapkan, syukur acara lomba desa tingkat Kabupaten Kudus di Desa Ngemplak berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

“Syukur Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan memang mempunyai potensi besar disektor pertanian, namun dalam bidang UMKM seperti konveksi, usaha makanan ringan, dan kerajinan tangan pun ada.

Harapan kami dalam lomba desa Tingkat Kabupaten Kudus tahun 2025 Desa Ngemplak dapat menjadi yang terbaik.

“Semoga progam dan pelayanan yang kami berikan dapat membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutup Kades Ngemplak H. Syafi,i.

(Elm@n)

error: Content is protected !!