KUDUS – jursidnusantara.com Paska Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kudus Hartopo-Wahib menggelar acara silaturahmi antara tim pemenangan dan relawan, yang begitu akrab dan hangat.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pemenangan Hartopo-Mawahib, Sulistyo Utomo, sejumlah partai politik pengusung dan sejumlah partai politik pendukung serta calon wakil Bupati Kudus Mawahib Afkar. Mereka menggelar silaturahmi di kediaman Hartopo, di Perum Muria Indah, Kudus, Sabtu, 7 Desember 2024 malam.

Tampak ribuan orang tetap hadir dalam acara tersebut, meski Hartopo-Wahib belum beruntung memimpin Kudus periode 2024-2029.
Dalam sambutan Hartopo menyampaikan, kegiatan ini adalah silaturahmi untuk tim relawan paslon 02 di Pilkada Kudus. Pada momen ini dirinya dan Mawahib ingin mengucapkan terima kasih kepada para relawan dan semua pendukung.
“Meski hasil di Pilkada Kudus kemarin belum memuaskan, tetapi kami tetap mengucapkan terima kasih kepada tim dan relawan, Sebab mereka telah berjuang dan memberikan kontribusi yang sangat besar kepada kami,” ucapnya.
Lebih lanjut m Hartopo menambahkan, bahwa Acara silaturahim ini juga sebagai komitmen untuk memupuk persaudaraan selamanya. Jadi ke depan kegiatan ini akan dilaksanakan rutin untuk terus menjaga silaturahmi.
“Tim dan relawan akan kami rangkul terus, bagaimanapun mereka telah membantu kami (Hartopo-Wahib) di Pilkada Kudus,” imbuhnya.
Kami juga mengapresiasi kepada tim pemenangan dan relawan serta kepada seluruh pihak yang telah yang telah berkontribusi selama proses Pilkada Kudus.
“Perjuangan kita tidak hanya dalam kontestasi politik, bukan sekedar tentang kemenangan, melainkan membangun kebersamaan dan kepedulian.
“Kami disini tidak mencari musuh, melainkan saudara, dalam politik kalah dan menang adalah suatu hal biasa, akan tetapi yang lebih penting adalah menjaga hubungan baik, mempererat silaturrahim dan menebar manfaat kepada masyarakat,” terangnya.
Ia juga mengomentari issue hutang yang sebelumnya menjadi pembahasan dengan menegaskan bahwa persoalan tersebut telah selesai secara pribadi dan tidak lagi menjadi polemik.
“Kalau terkait koperasi, itu urusan lembaga, bukan urusan saya pribadi, saya tidak pernah mengungkit-ungkit hal tersebut, apalagi mempersoalkannya,” tegas Hartopo.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Kudus paslon 02, Mawahib turut memberikan pandangan optimistis meski hasil pilkada belum memihak mereka.
Ia menilai bahwa momen ini menjadi pelajaran berharga dalam membangun politik yang santun dan produktif.
“Alhamdulillah, menang kalah adalah bagian dari proses politik, kami mungkin kalah dalam hitungan suara, tetapi kami menang di hati masyarakat. Kebersamaan ini adalah kemenangan sejati,” kata Mawahib.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan relawan pasca-Pilkada, mengingat mereka adalah elemen masyarakat yang telah berjuang bersama-sama sejak awal.
Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan diskusi ringan, doa bersama serta acara musik. Para peserta tampak antusias dan bersatu dalam harapan untuk terus melangkah ke depan dengan semangat yang baru.
Hartopo- Mawahib berharap, meski Pilkada telah usai, silaturrahim tim dan relawan dalam kebersamaan ini menjadi fondasi untuk menciptakan kontribusi nyata bagi masyakarat Kudus.
(Elm@n)












