Berita  

Tim Terbentuk 100 Persen Eni Kusrini Korcam Kaliwungu Kudus, Optimis Menang 70 Persen Pasangan Nomor 2

KUDUS – jursidnusantara.com Kampanye terbuka Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kudus, nomor 02 Hartopo-Mawahib gencar silaturrahim dan sosialisasikan Visi-misi dan progam unggulan kepada masyarakat.

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk pembentukan tim koordinator rukun tetangga (Korte) dalam pemenangan calon bupati dan wakil bupati Kudus Hartopo-Mawahib dan tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

Calon Bupati Kudus Hartopo dalam sambutan mengatakan bahwa, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengukuhan dan pembentukan tim koordinator rukun tetangga (Korte), dimana tim ini adalah merupakan ujung tombak kemenangan Nomor 02 pasangan Hartopo-Mawahib.

“Kita berkomunikasi langsung, kita beri motivasi supaya mereka bisa mendata dan mengirimkan data dengan tepat, kami harap mereka dapat mengajak masyarakat untuk memilih dan memenangkan pasangan Hartopo-Mawahib,” katanya.

Hartopo juga menegaskan untuk melanjutkan program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS) atau sekarang disebut Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS) di wilayah Kabupaten Kudus dengan nominal Rp 1 juta untuk setiap bulan.

Besaran tunjangan itu pun sempat berkurang saat Kabupaten Kudus dihantam pandemi covid-19 yang menyebabkan banyak anggaran direfokuskan untuk penangan pandemi covid -19.

Kudus ketika itu dinyatakan zona hitam, banyak orang yang meninggal dunia setiap hari. Bupati Hartopo ketika itu berupaya keras untuk bisa menyelamatkan nyawa warga agar bisa selamat dan Kudus bisa terbebas dari Pandemi.

“Alhamdulillah berkat kerja keras Bupati Hartopo beserta tim kesehatan dan pihak-pihak terkait akhirnya Kudus terbebas dari Pandemi covid-19 dan jadi pilot project percontohan se-Indonesia cara menangani pandemi covid -19 terbaik se-Indonesia,” tegas Hartopo.

Sementara itu, Mawahib Afkar menambahkan, bahwa kami pasangan Hartopo-Mawahib juga berkomitmen untuk merealisasikan dana berdaya bagi RT/RW sebesar Rp. 16 juta pertahun.

Mawahib merinci, dari Rp. 16 juta itu, Rp. 5 juta untuk honorarium pengurus dan Rp. 11 juta untuk operasional dan kebutuhan insidentil. Misal untuk kegiatan Agustusan dan mempercantik lingkungan RT maupun RW.

Mawahib Afkar (Adik Nusron Wahid) ini juga akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Seragam Gratis bagi siswa baru bagi SD/MI, SMP/MTs. Mobil serba guna untuk rumah ibadah (Masjid, gereja, Vihara dll).

“Semua progam yang akan kami laksanakan pasangan Hartopo-Mawahib sudah kami perhitungkan di APBD Kudus, namun untuk jumlah nominal THR akan kita sesuaikan dengan APBD yang tersedia,” pungkasnya.

Sementara itu, Eni Kusrini koordinator kecamatan (Korcam) Kaliwungu mengatakan, bahwa dirinya telah membentuk Tim Pemenangan di wilayah kecamatan Kaliwungu sudah 100 persen.

Lebih lanjut Eni Kusrini yang juga sebagai DPRD Kudus F-Gerindra ini, menambahkan, bahwa pada malam ini kami membentuk Tim Korte Desa Papringan sebanyak 170 Korte. Dirinya menarget bisa menang diwilayah Kecamatan Kaliwungu 70 persen

“Sudah ada ribu tim Korte yang sudah kami bentuk, kami beserta jajaran tim Korcam Kaliwungu optimis memenangkan nomor 02 pasangan bupati Kudus Hartopo-Mawahib dan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin 70 persen,” imbuhnya.

Kami selalu berpesan kepada tim Pemenang tim Korte meskipun beda pilihan, tetap jaga kerukunan dan kondusifitas jelang Pilkada 2024.

(Elm@n)