Penusukan Brutal Dua Bersaudara di Kudus Dikabarkan Tewas Polisi Kantongi Identitas Pelaku, Motif Diduga Dendam

Oplus_131072

KUDUS – jursidnusantara.com Dua bersaudara Kakak adik warga Dukuh Bendo, Kelurahan Wergu Wetan RT 03 RW 01, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus dikabarkan tewas, setelah ditusuk tetangganya sendiri.

Sang adik Dimas Yanuar (29) dinyatakan meninggal dunia tidak lama usai kejadian pada Minggu malam (14/9/2025), sementara kakaknya David Murdiwanto (37) meninggal dunia pada Senin pagi (15/9/2025) sekira pukul 09.30 WIB.

Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang diduga melakukan penusukan dan pembacokan. Terduga pelaku disinyalir kuat adalah tetangga korban David Murdiwanto. dan Dimas Yanuar.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, bahwa motif pembunuhan tersebut dikarenakan pelaku sakit hati dengan korban yang sering membuat gaduh di lingkungannya.

Terduga Pelaku Penusukan Tetangga Korban, Diduga Pelaku Lebih Dari Satu

”Terduga pelaku sakit hati dan ke arah dendam. Sebelumnya anak terduga pelaku sedang sakit, dan pelaku merasa jengkel (ketika situasi di sekitar rumah korban gaduh),” kata Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo pada Senin sore, 15 September 2025.

Heru menambahkan, tragedi berdarah itu terjadi Minggu (14/9) malam sekitar pukul 18.30. Terduga pelaku mendatangi korban Dimas yang berada di rumah.

Tanpa berpikir panjang pelaku langsung membacokkan senjata tajam ke arah kepala korban. Serta menusuk perut korban dengan senjata tajam yang dibawa itu.

Pelaku juga menusuk kakak korban David yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan adiknya Dimas. David ditusuk pada bagian perutnya oleh pelaku.

”Korban pertama adiknya meninggal saat perjalanan di rumah sakit. Sementara korban kedua saat menjalani perawatan di Aisyiyah dan meninggal hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Senjata tajam seperti pisau belati diamankan polisi. Senjata tersebut diduga digunakan pelaku untuk melancar aksinya. Selain itu, polisi juga mengamankan pakaian yang dipakai korban.

Atas kasus ini, polisi melakukan pengejaran kepada pelaku. Tidak menutup kemungkinan pelaku pembunuhan ini lebih dari satu orang.

Melihat tragedi ini, polisi meminta masyarakat tidak sungkan melaporkan ketika terjadi sesuatu di lingkungannya. Ia memohon do’a dan dukungan dari masyarakat Kudus agar pelaku cepat terungkap.

“Kami mohon do’a dan dukungannya agar para pelaku segera tertangkap. Dengan begitu kasus ini bisa terungkap,” jelasnya.

(El-M@n)

error: Content is protected !!