Band OAM Tutup Gelaran Kaliwungu Fest 2025 Camat Kaliwungu, Berpesan Penting Ini…

KUDUS – jursidnusantara.com Gelaran Kaliwungu Fest 2025 yang telah sukses menyedot ribuan pengunjung dengan rangkaian pameran UMKM dan pentas seni budaya kearifan lokal dari 15 desa yang ada diwilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Festival tahunan yang mampu menyedot ribuan pengunjung dan puluhan UMKM ini telah memasuki tahun keempat yang berlangsung sejak Rabu-Ahad 6-10 Agustus 2025 yang dipusatkan di Lapangan Kedungdowo.

Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan mengatakan, acara ini menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus ajang pelestarian seni budaya kearifan lokal.

Kami ucapkan terima kasih kepada semua stakeholder, semua pihak yang telah membantu demi, sukses dan lancarnya kegiatan ini.

“Terima kasih kepada Pemda Kudus, bapak, ibu Kades, PKK, BPD, Karangtaruna baik desa maupun kecamatan, Polsek, Koramil, serta masyarakat yang telah berkontribusi demi lancar dan suksenya kegiatan Kaliwungu Fest 2025,” ucapnya.

Lebih lanjut Satria menambahkan, bahwa dalam gelaran ini setiap desa menampilkan stand UMKM dan pertunjukan seni, mulai dari tari, pencak silat, puisi, teater, hingga musik jadul Remo Kustik dan lainnya.

Satria juga menjelaskan, bahwa Kecamatan Kaliwungu juga memperkenalkan terobosan baru dalam pelayanan publik bernama Gapura Ungu (Gerbang Akses Utama Pelayanan Kaliwungu). Sebuah inovasi yang lahir dari berbagai persoalan yang kerap dihadapi masyarakat saat mengurus layanan di kecamatan.

“Saat ini banyak permasalahan yang terjadi dalam pelayanan kepada masyarakat Kecamatan Kaliwungu, di antaranya waktu pelayanan yang kurang efektif dan efisien. Pemohon sering bolak-balik ke kantor hanya karena berkas persyaratan yang kurang lengkap. Pemohon juga kesulitan mendapatkan akses informasi pelayanan dari kecamatan,” jelasnya.

Dengan alasan tersebut, pihak kecamatan menghadirkan Gapura Ungu sebagai helpdesk pelayanan berbasis WhatsApp yang dapat diakses 24 jam. Warga dapat menghubungi nomor 082-223-224-800 untuk bertanya seputar persyaratan maupun alur pelayanan, sehingga saat datang ke kantor semua berkas sudah siap dan proses dapat selesai dalam sekali kunjungan.

“Gapura Ungu merupakan bukti bahwa kami senantiasa berupaya mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Kaliwungu. Motto layanan kami adalah Mendekatkan, agar tidak ada sekat yang menghalangi antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat, serta Membahagiakan, karena kepuasan Bapak/Ibu adalah tujuan utama kami,” terangnya.

Gapura Ungu melayani berbagai administrasi kependudukan (KTP, KK, akta kelahiran, akta kematian, KIA, dan surat pindah) hingga legalisasi dokumen seperti surat keterangan waris dan surat pernyataan lainnya. Layanan ini juga dapat dimanfaatkan untuk pelaporan situasi darurat.

“Terobosan ini langkah awal kami dan tidak berhenti di sini. Kami akan selalu melakukan evaluasi dan pengembangan agar Gapura Ungu bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kaliwungu, sekaligus bagi kami sebagai aparatur pemerintah Kabupaten Kudus dalam rangka mewujudkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Kudus,” terangnya.

Penutupan Kaliwungu Fest 2025 puncaknya adalah penampilan band OAM asal Kabupaten Pati yang fasih membawakan lagu-lagu Iwan Fals.

Bapak, ibu saya mau bertanya.,? tahun depan lanjut acara Kaliwungu Fest apa tidak? Serentak yang ada di lokasi mengatakan Lanjut.

“Terima kasih atas jawabnya, semoga acara Kaliwungu Fest 2026 akan tetep dilanjutkan,” tutup Satria.

Kemudian acara ditutup Grup band asal Pati yang fasih membawakan lagu-lagu Iwan Fals mulai mendendangkan tembang-tembang pemilik album “Manusia ½ Dewa”.

Grup band yang digawangi Edy (vokal), Dwi (biola, gitar akustik), Hank Teo (drum), Bayu (bass), dan Tedjo (keyboard) tak kelewatan membawakan lagu populer Iwan Fals yang dimulai dengan lagu Kemesraan, Pesawat Tempurku, Hio, Bento, Bongkar, Sarjana Muda Hingga Serdadu sebagai lagu pamungkas.

(Elm@n)

error: Content is protected !!