Grobogan//2026/1/31/ jursidnusantara.com /,”- Konsistensi menjaga integritas dan disiplin selama puluhan tahun akhirnya berbuah penghargaan. Sebanyak 146 personel Polres Grobogan menerima Satyalancana Pengabdian dalam upacara yang digelar di Lapangan Apel Tribrata Mapolres Grobogan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Polri yang telah menjalani masa dinas 8, 16, hingga 24 tahun tanpa catatan pelanggaran, sebuah capaian yang mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap tugas dan etika kepolisian.
Satyalancana Pengabdian ini merupakan tanda kehormatan negara yang ditetapkan melalui keputusan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian anggota Polri kepada bangsa dan negara.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan Ike Yulianto, serta diikuti pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, dan seluruh personel. Dalam amanatnya, Kapolres menekankan bahwa satyalancana bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan tanggung jawab moral untuk terus menjaga kepercayaan publik.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pembinaan personel berjalan dengan baik. Namun yang lebih penting, bagaimana nilai pengabdian itu terus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga setiap anggota Polri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Adapun penerima satyalancana pengabdian 24 tahun di antaranya Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Candra Bayu Septi bersama 35 personel lainnya. Sementara 59 personel, termasuk Ipda Ari Pujianto selaku Kanit 2 Satresnarkoba, menerima satyalancana pengabdian 16 tahun, dan 49 personel lainnya, salah satunya Brigpol Saiful Amri, menerima satyalancana pengabdian 8 tahun.
Melalui penganugerahan ini, Polres Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang berkarakter, profesional, dan humanis, demi terwujudnya pelayanan prima serta keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan.
Pujiono.












