Breaking News, Ratusan Siswa di SMA 2 Kudus Keracunan MBG, Dibawa Kesejumlah Rumah Sakit

KUDUS – jursidnusantara com Ratusan siswa SMA 2 Kudus Dilarikan kesejumlah rumah sakit setelah mengeluh pusing, mual, dan muntah-muntah. Ratusan siswa diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Geratis (MBG).

Dugaan keracunan MBG terjadi di SMA 2 Kudus pada Kamis, 29 Januari 2026. Ratusan siswa dilarikan beberapa rumah sakit karena diduga keracunan menu MBG yang disajikan pada hari sebelumnya, yakni Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan keterangan para siswa SMA 2 Kudus, menu MBG yang disantap adalah soto ayam yang berisikan ayam suwir, tauge, seledri dan kuah soto.

Dalam menu MBG soto ayam tersebut, terdapat juga sambal, tempe goreng dan nasi putih. Serta empat buah kelengkeng sebagai pelengkap.

Dari isian menu yang diduga membuat siswa keracunan MBG tersebut, mayoritas menyebut terdapat rasa yang aneh pada ayam suwirnya.

Salah seorang siswa Dwi Restu Saputra mengatakan, ayam suwir yang dia makan memiliki rasa yang kurang enak.

”Ayamnya itu sangit, rasanya memang agak aneh, sepertinya sudah basi,” katanya.

Ia pun langsung memberikan suwiran ayam tersebut kepada temannya.

”Hari ini (Kamis, 29/1), dia tidak berangkat karena diare berlebihan,” tuturnya.

Dwi sendiri kini merasakan diare yang cukup parah. Semalam, dia harus bolak-balik ke kamar mandi sebanyak lima kali. Lalu pagi ini ia juga masih merasakan diare akibat diduga keracunan MBG.

Perlu diketahui, siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan hingga pada Kamis (29/1/2026) tembus 107 siswa.

Sebanyak 50 unit ambulans bahkan dikerahkan untuk mengevakuasi para siswa diduga keracunan MBG di Kudus ini.

Iring-iringan ambulans terus terjadi dan memenuhi jalanan dekat SMA 2 Kudus. Ambulans tersebut menuju Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus, RS Sarkies, RS Mardi Rahayu, RSUD Lorkmonohadi Kudus hingga RS Kumala Siwi.

Bupati Kudus Samani Intakoris, turun langsung memimpin koordinasi evakuasi para siswa SMA 2 Kudus ini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mustiko Wibowo mengatakan, pihaknya yang menerima laporan langsung berkoordinasi dengan rumah sakit untuk menerjunkan ambulans.

“Ada dugaan para siswa keracunan MBG menu kemarin (Rabu). Gejalanya mulai muncul pagi ini,” katanya.

Pihaknya masih menghitung jumlah pasti siswa yang mengalami keracunan.

Jumlah siswa yang sudah dievakuasi ke rumah sakit mencapai kurang lebih 200 anak. Sementara lainnya masih menjalani pemeriksaan di gedung UKS.

“Kami masih mendata jumlah pastinya. Untuk optimalisasi pelayanan korban kami kirim ke sejumlah rumah sakit seperti RSUD Loekmonohadi Kudus, RS Sarkies, RS Kumala Siwi, dan RS Aisyiyah hingga RSI Sunan Kudus,” pungkasnya.

(Elm@n)