Aksi Nyata Bukan Omon-omon Belaka, Pranoto Anggota DPRD Kudus Santuni Lansia Selapan Sekali

Oplus_131072

KUDUS – jursidnusantara.com Dalam suasana yang cukup mendukung karena siang ini langit mendung, tampak ratusan orang tua lanjut usia (Lansia) berkumpul di Aula Balai Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Kamis siang, 18 September 2025.

Pranoto, SE., anggota DPRD Kudus menggelar kegiatan sosial santunan para lansia. Kegiatan ini sekaligus merealisasikan visi-misi janji kampanye ketika mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kudus tahun 2024.

Wakil ketua komisi C DPRD Kudus Pranoto, SE., mengatakan, Santunan Orang tua lanjut usia (Lansia) ini, saya lakukan tidak bermaksud apa-apa. Namun hanya untuk merealisasikan visi-misi dan nadzar ketika mau calon DPRD Kudus tahun 2024.

“Jija saya terpilih menjadi anggota DPRD Kudus, maka saya akan memberi santunan kepada para lansia yang usia minimal 62 tahun,” kata Pranoto pada Kamis siang, 18 September 2025.

Politisi muda dari Fraksi PDI Perjuangan Kudus ini menjelaskan, bahwa pada pertemuan di Desa Prambatan Kidul ini merupakan putaran yang ke tiga kali atau terakhir, setelah itu lanjut di Desa Garung Kidul.

“Putaran santunan Lansia di Desa Prambatan Kidul ini merupakan santunan lansia yang terakhir. Tadi ada 163 lansia yang kami beri santunan,” jelasnya.

Lebih lanjut Pranoto menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian saya sebagai anggota DPRD Kudus kepada sesama terutama kepada para orang tua. Apa yang saya lakukan semoga dapat menginspirasi dan contoh yang baik kepada anggota yang lain.

“Saya sisihkan gaji saya setiap selapan (36 hari) sekali untuk santunan Lansia di 26 Desa Dapil saya kemarin yakni; Kecamatan Kaliwungu ada 15 Desa dan Kecamatan Gebog ada 11 Desa. Kali ini santunan berada di Desa Prambatan Kidul,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahwa, jumlah lansia setiap desa di kecamatan itu berbeda jumlahnya. Saya memberi santunan itu tidak melihat latar belakang keluarga mereka berasal, yang penting orang tua yang berusia minimal 62 tahun, dan saya bertekad untuk menyantuni ribuan orang tua lanjut usia.

“Desa yang sudah kami beri santunan yakni; Desa Gamong, Desa Banget, dan Desa Prambatan Lor. Sejak saya dilantik menjadi DPRD hingga sekarang kurang lebih ada 5.000 lansia yang telah kami berikan santunan,” terangnya.

Sebelum acara berakhir Pranoto mengajak komunikasi dengan beberapa lansia dengan memberi beberapa pertanyaan bebas. Misalnya pertanyaan tentang keluhan sebagai orang tua, harapan orang tua kepada anak, pembangunan jalan yang rusak, lampu penerangan yang mati dan lain sebagainya.

Kemudian pertanyaan disampaikan Narti (64) RT 09 RW 02 yang mengusulkan agar jalan diwilayahnya yang sering banjir di normalisasi saluran airnya.

Sementara itu, Suyati (65) RT 05 RW 02 dan Rukinah (62) RT 04 RW 02 mengucapakan, banyak terima kasih kepada bapak dewan atas pemberian santunan Lansia ini, semoga tambah berkah dan manfaat.

“Kami senang sekali dapat santunan dari Pak dewan Pranoto, kami juga ucapakan banyak terimakasih, semoga amal jariyah ini mendapat barokah dan manfaat bagi keluarga besarnya,” katanya.

Sedangkan Rumikan (63) sebagai orang tua, dirinya meminta kepada Pranoto, tetep ramah dan tawaddu’ kepada siapa saja, dan selalu mementingkan kepentingan masyakarat dari pada keluarga dan golongannya.

“Semoga bapak dewan sukses selalu dan diberi kesehatan, keberkahan rezeki yang melimpah, dan saya juga berharap selalu rendah hati kepada siapapun, serta besuk kalau nyalon bisa terpilih lagi,” ujar Rumikan.

Apa yang dilakukan oleh Pranoto ini merupakan bukti nyata bukan hanya omon-omon belaka sebagai wakil rakyat yang peduli para lansia. Setahu saya baru beliau yang peduli kepada para lansia.

“Dari sekian DPRD Kudus yang memberi santunan lansia setiap bulan baru pak Pranoto,” tegasnya.

(El-M@n)

error: Content is protected !!