PATI jursidnusantara.com – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan pelepasan siswa Kelas VII D SMP Negeri 1 Pati yang berlangsung di ruang kelas setempat. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kelas VII D, Budiyono, S.Sn., secara resmi menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua setelah menyelesaikan proses pembelajaran selama satu tahun ajaran dan dinyatakan naik ke jenjang kelas berikutnya.
Mewakili para orang tua siswa, Endah Rustanti, M.M., orang tua dari Cantika Al Kautsar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Budiyono yang telah membimbing serta mendidik siswa-siswi dengan penuh kesabaran, dedikasi, dan kebijaksanaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas segala perhatian, bimbingan, dan pengorbanan yang telah diberikan kepada anak-anak selama menempuh pendidikan di kelas VII D,” ujar Endah.
Dalam sambutannya, Budiyono mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mendampingi perkembangan anak di lingkungan keluarga. Menurutnya, setiap anak memiliki kecerdasan, talenta, serta minat dan bakat yang berbeda-beda sehingga perlu mendapat dukungan yang tepat.
“Pada dasarnya semua anak itu pandai. Mereka memiliki potensi masing-masing yang harus terus diasah dan dikembangkan. Namun yang lebih utama dari ilmu pengetahuan adalah memiliki karakter yang baik dan berbudi luhur,” ungkapnya.
Ia juga mendorong para siswa untuk menerapkan konsep pembelajaran sepanjang hayat (long life education), membiasakan diri gemar membaca, kreatif dalam berpikir, serta sigap menghadapi perkembangan zaman.
Terkait penggunaan teknologi digital, Budiyono menilai pemanfaatan telepon genggam, internet, dan berbagai platform digital dapat memberikan manfaat positif apabila digunakan untuk tujuan edukasi. Meski demikian, pengawasan dari orang tua tetap diperlukan agar anak-anak terhindar dari dampak negatif penggunaan teknologi.
Acara ditutup dengan penyerahan rapor serta pertemuan paguyuban orang tua siswa. Dalam forum tersebut dilakukan evaluasi dan penyelesaian administrasi kebendaharaan kelas sebagai bentuk transparansi dan kebersamaan.
Mewakili orang tua siswa, Mama Nikita menyampaikan pentingnya memulai kepengurusan dan administrasi baru dengan semangat saling memaafkan serta memperkuat kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah.
“Dengan kebersamaan dan pengawasan yang baik dari orang tua, kami berharap saat memasuki kelas VIII seluruh administrasi dan kegiatan kelas dapat berjalan lebih tertib dan semakin mendukung perkembangan anak-anak,” tuturnya.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
(Endrust 354 Pers)












