Grobogan jursidnusantara.com — Kondisi jalan penghubung di wilayah Kronggen Tegal Sumur, Kecamatan Brati, kian memprihatinkan. Kerusakan parah yang disertai potensi longsor membuat akses vital ini berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

Pantauan di lokasi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 10.42 WIB menunjukkan badan jalan mengalami keretakan dan ambles di sejumlah titik. Struktur tanah yang labil memperbesar risiko longsor, terutama saat hujan turun. Padahal, jalur ini merupakan akses utama yang menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Seorang warga, Rosita, mengungkapkan kekhawatiran yang kini dirasakan warga setiap hari.
“Kami selalu was-was saat melintas. Kondisinya sudah sangat berbahaya, apalagi kalau hujan. Jalan ini bisa saja putus kapan saja,” ujarnya.
Menurutnya, genangan air yang kerap muncul di permukaan jalan memperparah situasi. Banyak pengendara, khususnya sepeda motor, terjatuh akibat jalan licin dan rusak.
Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk tidak menunda penanganan. Mereka meminta Bupati segera turun langsung meninjau lokasi dan mengambil langkah konkret.
“Kami berharap Bupati segera melihat kondisi ini secara langsung dan memperbaikinya. Jangan sampai akses antar desa ini benar-benar terputus,” tegas Rosita.
Secara teknis, penanganan awal jalan rawan longsor seharusnya dilakukan melalui pengamanan area, asesmen cepat, serta tindakan darurat guna mencegah korban. Langkah seperti penutupan sementara, pembersihan material longsor, hingga pemasangan rambu peringatan dinilai mendesak untuk segera diterapkan.
Namun hingga kini, belum terlihat penanganan signifikan di lokasi. Jika dibiarkan, kerusakan jalan ini bukan hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Masyarakat Kronggen Tegal Sumur berharap pemerintah daerah tidak menunggu kondisi semakin parah. Mereka menuntut aksi cepat, bukan sekadar janji, demi keselamatan dan kelangsungan akses vital antar desa.
/Pujiono












