Pranoto Tepati Janji Politik Sekaligus Manfaatkan Momen 10 Hari Terakhir Ramadan, Santuni Lansia

KUDUS – jursidnusantara.com Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keistimewaan bagi umat Islam. Pada bulan ini, semua amal ibadah di lipat gandakan, dosa diampuni bagi yang bertaubat. Semua aktivitas kebaikan bernilai ibadah.

Secara umum bulan ramadan dibagi menjadi tiga fase yakni; sepuluh hari pertama sebagai fase “Rahmat” kasih sayang Allah SWT kepada para hamba-Nya. Fase kedua sepuluh hari ini adalah “Maghfiroh atau masa pemgampunan”, dan sepuh hari ketiga adalah fase “Itqun Minan Nar” yaitu masa pembebasan dari api neraka.

Pada hari 10 terakhir bulan ramadan 1447 H/2026 M dimanfaatkan oleh Pranoto, SE., anggota DPRD Kudus dengan menggelar santunan orang tua lanjut usia (Lansia) yang berusia 62 tahun keatas.

Gelaran tersebut berlangsung di rumah Haidar (sedulur Pranoto) warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, pada Ahad sore, 25 Ramadan 1447 H / 15 Maret 2026.

Pranoto, SE., menerangkan, bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan sosial kemanusiaan tanpa adanya tendensi politik apapun. Kegiatan ini kami laksanakan setiap selapan sekali (36 hari).

“Ini murni kegiatan sosial. Kami hadir dan untuk terus memberi santunan kepada para Lansia yang berusia 62 tahun keatas,” ujar Pranoto pada Ahad (16/3/2026).

Wakil ketua Komisi C DPRD Kudus ini juga menjelaskan, bahwa apa yang kami lakukan saat ini merupakan janji politik kami, pada saat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kudus 2024. Saya berjanji akan menyatuni lansia di Dapil II Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Gebog.

“Sebagai seorang yang beriman janji itu hutang, maka janji tersebut wajib dan harus saya tepati untuk memberi santunan lansia di 26 Desa. Kecamatan Kaliwungu 15 Desa dan Kecamatan Gebog 11 Desa,” jelasnya.

Jumlah lansia setiap desa di kecamatan itu berbeda jumlahnya. Saya memberi santunan itu tidak melihat latar belakang keluarga mereka berasal. Saya juga tidak memandang mereka kemarin dukung saya atau tidak. Kami bertekad untuk menyantuni ribuan lansia di Darah Pemilihan (Dapil) saya kemarin.

Beberapa desa yang sudah kami realisasikan yakni Desa Gamong, Desa Banget, Desa Prambatan Lor, Desa Prambatan Kidul, Desa Garung Kidul, dan sekarang ada di Desa Kaliwungu.

“Sejak saya dilantik menjadi anggota DPRD Kudus pada 2024 hingga sekarang kurang lebih ada 7.000-an lebih lansia yang telah kami santunani,” ujarnya.

Lebih lanjut Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, dalam politik harusnya berfokus pada apa yang bisa diperbuat oleh para politisi untuk warga, bukan semata-mata soal tujuan pribadi untuk meraih jabatan.

Apalagi ini momen bulan puasa yang penuh berkah dan ampunan serta perbuatan yang baik akan dihitung sebagai ibadah dan mendapat balasan yang berlipat ganda.

“Hidup ini singkat, maka harus menjadi orang yang bermafaat bagi masyarakat. Momentum bulan ramadan kali ini, kita isi dengan berbuat baik kepada sesama. Apalagi 10 hari terakhir ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yakni Malam Lailatul Qodar,” imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa tujuan utama politik sebaiknya menyoroti program dan melaksanakan kebijakan, serta mampu membuat rencana konkret, agar kebijakan yang diusulkan tersebut menjadi solusi untuk permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai anggota dewan, kami harus memberikan hasil tindakan nyata kemanfaatan dan kesejahteraan yang riil dirasakan oleh masyarakat,” bebernya.

Pranoto juga memberikan contoh dengan konkrit, bahwa kegiatan sosial seperti santunan lansia, dimana lansia merupakan sosok orang tua yang harus di muliakan.

Kami juga berdo’a menjelang Hari Raya yang tinggal menghitung hari, semoga para lansia kita do’akan agar diberikan umur panjang dan dalam keadaan sehat wal afiat dan dapat bertemu dengan sanak saudara di momen hari kemenangan tersebut.

“Menjelang Hari Raya yang kurang beberapa hari lagi, semoga para lansia diberikan kesehatan, kebahagian, dan hidup yang penuh keberkahan. Kenikmatan yang paling utama adalah sehat badanya, sehat hati dan pikirannya. Tak lupa kami ucapkan “Selamat Hari Raya 1447 Hijriyyah tahun 2026,” pungkasnya.

Sementara itu, koordinator sedulur Pranoto Desa Kaliwungu Haidar menjelaskan, bahwa Kegiatan Santunan lansia merupakan janji politik dan kepedulian beliau wakil ketua komisi C DPRD Kudus kepada sesama, terutama kepada orang tua.

“Bukti nyata kehadiran bapak Pranoto sebagai anggota DPRD Kudus, untuk selalu hadir dan membantu masyarkat setiap saat, tidak hanya pada waktu membutuhkan suaranya saja,” jelasnya.

Santunan lansia di Desa Kaliwungu ini, merupakan putaran yang ketiga kalinya yakni di RW 03. Desa Kaliwungu ada 8 RW, jadi kemungkinan santunan lansia nanti bertahap hingga 8 kali.

“Santunan Lansia di Desa Kaliwungu ini merupakan santunan lansia yang ketiga di RW 03 tadi undangnya ada 147 lansia,” katanya.

Tampak para lansia yang mendapat santunan tersenyum sumriah dan bahagia. Diantaranya adalah warga RT 04 RW 03 Desa Kaliwungu Jalu (63), Nasikah (64) RT 03 RW 03, dan Ngadisih (64) RT 03 RW 03 mereka mengucapkan syukur mendapat santunan, karena selama ini yang mereka rasakan belum pernah ada perhatian dari anggota DPRD Kudus yang peduli kepada orang lanjut usia.

“Baru kali ini ada perhatian dari anggota DPRD Kudus. Terima kasih bapak Pranoto atas santunan kapada kami. Semoga bapak sehat selalu, keluarga sakinah mawadah, mendapat rezeki yang berlimpah, berkah, dan manfaat,” ucapnya.

Kami dari orang tua hanya dapat berdo’a. Semoga Pranoto besuk kalau mencalonkan lagi menjadi anggota DPRD Kudus bisa terpilih kembali.

“Semoga besuk dapat terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kudus lagi, beliau bisa amanah dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

(El-m@n)

error: Content is protected !!