Debat Kusir dengan Dewas RSUD Soewondo Pati, Bandang Sebut Ada Hal yang Tidak Wajar

PATI – jursidnusantara.com  Debat kusir sempat terjadi dua kali dalam sidag Pansus Hak Angket DPRD Pati dengan menghadirkan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Soewondo Pati Torang Manurung, Rabu dan Kamis (3-4/9/2025). Terjadinya berdebatan dalam rapat atau sidang adalah hal yang wajar.

Hanya saja dalam dua kali pertemuan tersebut, suasana cukup tegang karena Manurung dinilai Pansus DPRD Pati tidak kooperatif dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Sebagaimana diketahui, dihadirkannya Manurung sebagai narasumber karena Pansus saat ini tengah bekerja dalam menyelidiki dugaan cacat administrasi pengangkatan direktur RSUD serta pemberhentian ratusan honorer RSUD Soewondo yang dinilai tidak wajar.

Usai sidang yang kedua bersama Torang Manurung Pansus belum mendapat jawaban yang berarti. bahkan di hari ke dua Torang Manurung keluar ruangan meski belum selesai sidang. Teguh Bandang Waluyo sebagai ketua Pansus memberikan keterangannya kepada kepada Wartawan, “Kemarin kita memanggil Pak Manurung sebagai Ketua Dewas. Namun dalam pembahasan, saya tidak ingin menarik kesimpulan. Biarlah masyarakat dan rekan-rekan media yang menilai sendiri apa yang sebenarnya kami perdebatkan di dalam rapat,” kata dia.

Bandang menambahkan bahwa perdebatan yang terjadi adalah hal yang wajar dalam proses Pansus. Ia juga menegaskan bahwa Pansus tidak akan membiarkan adanya intervensi dari pihak manapun.
Yang jelas, lanjut dia, Pansus bekerja sesuai dengan keinginan masyarakat untuk membongkar dosa-dosa Bupati Sudewo di enam bulan awal menjabat.
“Perdebatan yang terjadi bisa disebut debat kusir, dan publik bisa menilai sendiri arahnya. Apalagi Pak Manurung ini juga seorang pakar hukum, tentu pendapatnya memiliki dasar. Yang jelas, masyarakat dan seluruh rakyat Indonesia sudah bisa melihat bagaimana jalannya Pansus ini. Kami tidak ingin diintervensi atau digiring keluar jalur. Pansus tetap berjalan sesuai rel, sesuai undangan, dan sesuai agenda pembahasan,” tegasnya. /Adv 01

error: Content is protected !!