KUDUS – jursidnusantara.com Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 2 Kudus telah berakhir bagi mereka para siswa SMP 2 Kudus bisa menghadirkan pengalaman yang beragam, mulai dari suka karena bertemu teman baru dan mengenal lingkungan sekolah, hingga duka karena merasa materi yang membosankan, kurang nyaman atau sulit beradaptasi dengan sesama teman, kakak OSIS hingga panitia.

Kepala SMP 2 Kudus, Hj. In Setyorini, S.Pd., M.Pd., mengatakan, bahwa seluruh kegiatan MPLS selama 5 hari berjalan aman, lancar, dan sesuai tujuan utama MPLS, yaitu membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Kegiatan MPLS ini bertujuan untuk memperkenalkan sarana prasarana, kurikulum, para guru, staf hingga penjaga sekolah, sehingga para siswa tidak kaku lagi saat sudah berada dalam lingkungan SMP 2 Kudus,” kata In Setyorini pada Jum’at pagi, 18 Juli 2025.
Selanjutnya pada siswa baru akan mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP 2 Kudus secara resmi. Untuk jumlah siswa yang mengikuti MPLS ini diikuti sebanyak 254 peserta didik.

Iin panggilan Akrab In Setyorini menambahkan, bahwa tema MPLS SMP 2 Kudus adalah MPLS Ramah, Tangguh Bermartabat. Para siswa adalah generasi emas. Di mana menjadi harapan masa depan bangsa.
“Diharapkan, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah. Namun mampu menanamkan karakter mulia dan tangguh bermartabat. Dalam menjalani proses pendidikan. MPLS adalah titik awal perjalanan. Agar para siswa bisa tangguh bermartabat. Berilmu. Serta bermanfaat bagi sesama,” imbuhnya.
Kegiatan MPLS tahun 2025 ini mengusung semangat penguatan karakter. Dengan pendekatan yang ramah dan inspiratif. Tidak ada kegiatan memberatkan, atau membuat siswa merasa tertekan. Sebaliknya, seluruh rangkaian dirancang untuk memperkenalkan sekolah.
“Insya Allah putra-putri bapak dan ibu wali siswa menyekolahkan disini akan mendapat manfaat dan barokah bisa sekolah disini,” tutup In Setyorini.

Sementara itu, Ahsan Qolbi Komaruddin ketua OSIS dan Syarifah Shafa Hanum Sekretaris OSIS mereka mengatakan, senang bisa terlibat dalam kegiatan MPLS 2025, ini merupakan pengalaman yang menarik dan berharga bagi kami, bisa di ikut sertakan dalam kegiatan ini.
“Senang bisa di ikutkan dalam proses kegiatan MPLS tahun ini, kami bisa memperkenalkan diri sebagai pengurus OSIS, bisa memberi penjelasan tentang suasana lingkungan SMP 2 Kudus sebatas yang kami ketahui,” katanya.
Kami juga memberi motivasi dan dorongan kepada adik-adik kelas VII, agar bisa mereka nanti punya semangat yang tinggi untuk meraih prestasi, karena disekolah ini banyak ekstra kulikuler dan banyak siswa yang berprestasi, baik dalam dunia pendidikan maupun prestasi dalam bidang seni dan olahraga.
“Adik kelas kami beri motivasi agar lebih giat belajar, giat mengikuti ekstra kulikuler yang ada disekolah ini, mari kita manfaat bersama,” terangnya.
Disamping itu juga, kami beri motivasi untuk selalu giat belajar, baik belajar dalam mata pelajaran maupun belajar bersama dalam mengikuti kegiatan berorganisasi seperti OSIS, karena nantinya generasi penerus kami adalah kalian semua kelas VII.
“Giat untuk selalu belajar, baik belajar secara mandiri maupun belajar bersama dalam sebuah organisasi seperti OSIS, kalian adalah pengganti kami besuk ketika kalian sudah jelas VIII,” jelasnya.
Tarpisah, Arsakha Virendra Taqwa Danadyaksa asal sekolah MI Muhammadiyah Al-Tanbih Getaspejaten, dan Wildan Ganjar Pranowo asal SD Kramat mengungkapkan perasaanya senang sekali bisa diterima disekolah SMP 2 Kudus, karena ini memang sudah cita-cita sejak kelas dibangku SD/MI.
“Perasaan senang dan gembira bisa masuk di sekolah yang telah menjadi impian sejak dibangku sekolah yakni bisa masuk di SMP 2 Kudus,” ungkapnya.
Mengenai MPLS selama lima hari ini sangat seru dan terkesan sekali dihati kami, karena suasana baru, kelas baru, bapak dan ibu guru baru, teman baru, juga kakak kelas (Osis) yang selalu mendampingi dan memberi motivasi kami, pokonya Asyik dan menyenangkan sekali.
“MPLS di sekolah kali ini sangat seru dan asyik, hal ini akan menjadi kisah yang tak akan terlupakan bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Talita Afra Aracelia asal sekolah SD 1 Panjang, Fitriana Syuroyya asal SD 1 Jepang Pakis, dan Ilham Arkan Nabil asal SD 3 Hadipolo, mereka mengatakan, Ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami bisa diterima disekolah yang saya impikan sejak dibangku sekolah dasar,” katanya.
Lebih lanjut mereka menambahkan, bahwa dalam penutupan acara tadi dalam pentas seni (Pensi) kami menampilkan drama tentang “Sekolah Anti Bulliying”, dimana hal tersebut merupakan sebuah tindakan yang tidak terpuji, baik Bulliying secara verbal (fisik) maupun non verbal lewat kata-kata, karena nanti akan dicap sebagai siswa yang tidak baik,” terangnya.
Talita Afra Aracelia juga menyampaikan keinginan dan harapannya dalam kegiatan MPLS. Pada dasarnya kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan, namun kalau bisa jam kegiatan ditambah waktunya 30 menit misal pulangnya jam 13.00 WIB.
“Kegiatan MPLS SMP 2 Kudus sangat menyenangkan dan seru sekali, tapi kalau lebih seru lagi jam Pentas Seni (Pensi) bisa ditambah, agar dalam kami performance bisa tambah lama dan tentunya semakin meriah,” harapnya.
(Elm@n)












