KUDUS – jursidnusantara.com Halal Bihalal yang diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kudus selama dua hari pada Sabtu-Minggu (12-13 April 2025) yang berada di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus dengan menghadirkan penyanyi pop Jawa Denny Caknan dan Gus Iqdam.
Dalam konser Denny Caknan pada Sabtu malam (12/4/2025), menyisakan sejumlah catatan dari warga. Meski berlangsung meriah dan dipadati ribuan penonton, konser ini menuai kritik dari segi pengamanan hingga fasilitas yang dianggap belum memadai.
Salah satu penonton yang tidak mau disebutkan namanya menilai panitia belum siap menyelenggarakan acara sebesar itu. Dia juga menyayangkan minimnya perhatian terhadap pengaturan keamanan dan akses darurat bagi tim medis.

“Harusnya ada pagar barikade akses sebelum menuju lapangan alun-alun tempat konser, hal ini penting diperhatikan pasalnya, jalur pejabat, tamu undangan, dan terutama tim medis tetap mendapat akses jika terjadi situasi darurat,” katanya.
Dari sisi keamanan parah,! Harusnya ada pagar barikade, apalagi untuk konser dengan jumlah penonton sebanyak ini. Selain itu, tidak ada layar proyektor di beberapa titik, jadi penonton yang jauh dari panggung tidak bisa melihat penampilan dengan jelas.
Akibat kepadatan penonton yang membludak, sempat terjadi insiden desak-desakan dan ada pemonton yang sempat jatuh terinjak, infonya ada dua orang yang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kejadian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyelenggara maupun instansi terkait di Kabupaten Kudus. Diperlukan perencanaan yang lebih matang agar event serupa ke depan dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menghibur masyarakat,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut pihak Kepolisian yang diwakili oleh AKP Subkhan Kapolsek Kota mengatakan, pihaknya membenarkan kejadian tersebut. Tadi malam laporan ke pihak Polsek Kota ada 15 Kejadian, yang dilaporkan kami.
Maka dalam hal ini pengamanan kegiatan Halal Bihalal dihari kedua bersama Gus Iqdam, kita harus tegas dan sesuai dengan SOP, namun tetep humanis.
“Para petugas keamanan kita rubah cara berperilakunya (CB), siapapun nanti yang masuk di area tamu undangan dan VVIP yang tidak membawa kartu undangan, ID card dari panitia kita harus tegas mereka tidak boleh masuk area tersebut,” kata AKP Subkhan dalam pengarahan persiapan pengamanan Ormas BSN pada Minggu malam 13 April 2025.
Para pedagang juga kita atur sedemikian rupa, agar tidak menghalangi akses jalan keluar masuk para tamu undangan dan pihak medis. Untuk layar proyektor juga di tambah oleh penyelenggara di sisi luar Utara lapangan dan pendopo Kudus, agar para pengunjung bisa melihat dengan jelas acara pengajian tersebut.
AKP Subkhan juga menjelaskan, biasanya dalam acara pengajian seperti ini, banyak rombongan liar (Romli) dengan berbagai alasan agar bisa masuk area khusus tamu undangan.
“Kita harus tegas para rombongan liar (Romli) yang beralasan pembawa tas kyai, ajudan kyai, dan tukang sopir kyai agar bisa masuk dengan bebas kelokasi khusus,” jelasnya.
Lebih lanjut AKP Subkhan menambahkan, dalam pengamanan kegiatan malam hari ini kami dari kepolisian bersama dengan TNI mengerahkan 300 personil gabungan.
“Pihak Kepolisian dibantu dengan TNI dalam pengamanan ada 300 belum lagi dari pihak Satpol PP, Ormas BSN, Macan Tutul, dan Ormas yang lain,” imbuhnya.
Sebagai ormas yang dipercaya oleh Bupati Kudus, mari kita jaga kepercayaan ini dengan sebaik mungkin, agar kedepan dalam even tertentu pihak ormas kita tetep diberi kepercayaan dalam tugas tersebut.
“Apresiasi yang tinggi kami ucapkan kepada Ormas BSN yang konsisten dan konsekuen dalam menjalankan tugas dengan baik dan profesional,” tutup AKP Subkhan.

Sementara itu, Untung Joko Susilo ketua umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bodyguard Srigala Nusantara mengatakan, Ucapan terima kasih kepada para segenap pengurus dan anggota BSN yang telah menjalankan tugas keamanan selama dua hari dengan penuh rasa tanggung jawab dan profesional pada Sabtu-Minggu (12-13 April 2025).
“Kami ucapkan terimakasih kepada para anggota BSN yang telah menjalankan tugas dengan sebaik mungkin dan profesional selama dua hari ini,” katanya.
Semoga kekompakan, kesolidan, dan profesionalitas yang kita tampilkan dalam setiap momentum ini, akan selalu kita jaga selalu.
“Kepercayaan yang diberikan kepada BSN selama ini, baik dari instansi pemerintah, maupun swasta, kita harus jaga dengan baik, seperti halnya kepercayaan Pemda Kudus memberikan kepercayaan kepada kita untuk pengamanan kegiatan ini dengan penuh tanggungjwab dan profesional,” harapnya.
“Dalam pandangan kami, secara keselurahan dalam segi pengamanan konser Denny Caknan pada Sabtu malam (12/4) dan Pengajian Gus Iqdam pada Minggu malam (13/4), secara keselurahan telah berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” pungkasnya.
(Elm@n)












