SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus adakan Workshop Untuk Tingkatkan Potensi Siswa Berwirausaha Yang Sukses

KUDUS – jursidnusantara.com Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) PGRI 2 Kaliwungu Kudus mengadakan workshop selama dua hari pada hari Rabu-Kamis (23-24/10/2024). Gelaran Workshop tersebut bertajuk “Implementasi Penguatan Kewirausahaan Melalui Mata Pelajaran PKK (Projek Kreatif Kewirausahaan)”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program SMK pusat keunggulan skema regular lanjutan tahun 2024, yang ditujukan untuk guru dan perwakilan siswa. Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus pada hari Rabu, 23 Oktober 2024.

Dewi Susanti wakil kepala sekolah SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus bidang kurikulum dalam sambutan menekankan pentingnya disiplin dalam waktu serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang mempunyai jiwa kewirausahaan untuk menjadi entrepreneur yang sukses.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Mubarokfood yang diwakili oleh ibu Meilany Astining Asih HRD Mubarokfood.

Kegiatan workshop kali ini bertajug “Implementasi kewirausahaan dalam mata pelajaran PKK” ini adalah salah satu kegiatan SMK Pusat Keunggulan di SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus.

Gelaran workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan jiwa wirausaha pada para siswa dengan harapan setelah lulus dari SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus bisa menjadi wirausahawan muda yang handal, profesional dan sukses.

“Peserta kegiatan ini berjumlah 210 anak dari kelas XI dan XII, serta bapak dan ibu guru berjumlah 15,” tutup dewi dalam sambutan.

Meilany Astining Asih HRD Mubarokfood, dalam memaparkan materi workshop mengatakan, bahwa kewirausahaan bukan sekadar profesi, melainkan sebuah mindset atau cara pandang yang berbeda.

Kunci sukses terletak pada kerja keras, sikap optimis, inovasi, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan. Ia menggambarkan proses wirausaha sebagai jenjang yang meliputi pemahaman tentang peluang, pelanggan, produk atau jasa, pemasaran, penjualan, keuntungan, sumber daya manusia (SDM) dan sistem.

Lebih lanjut Meilany menambahkan, bahwa berbagi pengalaman tentang perjalanan bisnisnya.

Dirinya menekankan pentingnya melihat dan memanfaatkan peluang usaha serta menciptakan inovasi dari peluang tersebut. Dengan pengalaman merintis usaha hingga mencapai omset penjualan yang bagus hingga ratusan juta bahkan milyaran.

Oleh karena itu, Maka kita perlu memberikan langkah-langkah praktis untuk memulai usaha: memilih bidang usaha, memperluas jaringan bisnis, menentukan keunikan produk, menjaga kredibilitas, dan berhemat dalam operasional.

Workshop ini memberikan wawasan berharga dan motivasi bagi siswa, untuk mendorong mereka untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam projek kewirausahaan di sekolah.

Dengan semangat dan pengetahuan baru, diharapkan generasi muda SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus dapat tumbuh menjadi wirausahawan yang kreatif dan inovatif serta handal dan profesional.

Setelah materi agar acara lebih bergairah dan gayeng kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab.

Ahmad Arwani bertanya bagaimana keunggulan Jenang Mubarok..? Kemudian Meilany menjawabnya;

1. Mubarok sudah punya Brand (Sudah terkenal)
2. Jenang kami punya kwalitas yang berbeda dengan yang lain.
3. Standarisasi ISO jadi setiap tahun ada audit dari Jakarta. Izin sanitasi kami bisa dipertanggung jawabkan.
4. Standard Ke halalan dari Jenang Mubarok terjamin.

Kemudian Ela juga bertanya tentang hubungan dengan pelanggaran

Meilany menjawab; Hubungan kita harus kita jaga dengan baik, sopan, santun, dan dari segi rasa kita harus konsisten rasa produk tersebut. Moment tertentu kira beri discount kepada para pelanggan, bonus lebaran, bonus awal tahun, bonus penjualan dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ruly Sulistyawati (Ketua Program Keahlian AKL), Nor Muzayyanah (Ketua Program Keahlian Pemasaran), dan Anggun Winy Meliati (Ketua Program Keahlian Usaha Layanan Pariwisata/ULP) mereka mengatakan, bahwa siswa yang mengikuti kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan keilmuan yang diterima dari bangku pendidikan di sekolah.

Kegiatan ini akan lebih menarik karena ada tanya jawab dari siswa dan narasumber, sehingga peserta workshop atau siswa bisa bertanya langsung pada pelaku usaha yang sudah berkompeten di bidangnya, seperti PT Mubarokfood yang merupakan perusahaan jenang terbesar di Kabupaten Kudus.

Untuk siswa yang kami ikut sertakan dalam kegiatan workshop tidak semua kelas, karena siswa di SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus berjumlah 1.010 siswa, namun yang ikut dalam kegiatan ini hanya berjumlah 110 orang siswa dan bapak ibu guru 15.

“Perwakilan siswa yang mengikuti workshop dari kelas XI dan XII perwakilan dari Pariwisata, Pemasaran, dan Kuliner semua siswa,” ujarnya.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan Workshop inj dapat meningkatkan jiwa wirausaha pada para siswa setelah lulus dari SMKS PGRI 2 Kaliwungu Kudus bisa menjadi wirausahawan muda sukses.

(Elm@n)

error: Content is protected !!